
TANAHDATAR - Pemulihan jalur utama Lembah Anai di Sumatera Barat terus dikebut setelah mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Pemerintah menargetkan ruas jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan wilayah tengah Sumatera Barat tersebut dapat kembali dibuka sepenuhnya untuk seluruh jenis kendaraan pada akhir Juli 2026.
Selama proses rehabilitasi berlangsung, akses di kawasan tersebut tetap dijaga melalui pengaturan lalu lintas terbatas agar aktivitas masyarakat dan distribusi kebutuhan tetap berjalan. Kini, pekerjaan perbaikan telah mencapai lebih dari 95 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Noor Arias Syamsu, menyampaikan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan untuk memenuhi target pembukaan jalur secara penuh.
Beberapa pekerjaan yang masih diselesaikan meliputi penyempurnaan sistem drainase, penguatan struktur lereng, serta pemasangan dan perbaikan fasilitas keselamatan jalan. Langkah tersebut dilakukan tidak hanya untuk memulihkan akses, tetapi juga meningkatkan ketahanan infrastruktur menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang.
Menurut pemerintah, perbaikan kawasan Lembah Anai tidak sebatas memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Sejumlah elemen pendukung juga diperkuat agar jalur tersebut lebih aman, stabil, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Rencana pengoperasian kembali jalur secara penuh mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai terbukanya kembali akses Lembah Anai akan mempercepat perjalanan, mengurangi biaya transportasi, serta membantu pemulihan aktivitas ekonomi.
Pelaku usaha dan masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut berharap normalisasi akses dapat kembali menggerakkan sektor perdagangan, usaha kecil, hingga pariwisata di berbagai daerah yang selama ini terhubung melalui jalur Padang-Bukittinggi.
Jalur Lembah Anai merupakan bagian dari Jalan Nasional Lintas Barat Sumatera yang menjadi salah satu akses penting di Sumatera Barat. Ruas ini menghubungkan Kota Padang dengan sejumlah wilayah seperti Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, dan daerah lain di bagian utara provinsi tersebut.
Akibat bencana hidrometeorologi, beberapa bagian jalan, jembatan, dan kawasan lereng mengalami kerusakan sehingga arus kendaraan sempat terganggu. Melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR), pemerintah melakukan pemulihan secara bertahap sambil mempertahankan akses masyarakat.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |