
JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat akan diperluas hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Setiap daerah ditargetkan memiliki minimal satu gedung permanen sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah.
Menurut Gus Ipul, keberadaan gedung permanen Sekolah Rakyat sangat penting untuk memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu secara lebih merata.
Pemerintah ke depan akan terus memperkuat penyediaan sarana dan prasarana pendidikan agar program ini dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.
Kementerian Sosial juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk kementerian lain yang telah menghibahkan aset tanah untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di beberapa daerah.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Tangerang, yang disebut masih mengalami keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
Pemerintah menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya program pendidikan, tetapi juga bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan anak, tetapi juga memberikan dampak pemberdayaan bagi keluarga miskin secara lebih luas.
Hingga awal 2026, pemerintah telah meresmikan ratusan titik Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Targetnya, ratusan sekolah dapat beroperasi secara bertahap hingga tahun ajaran 2026/2027.
Saat ini, puluhan ribu anak telah terdata dalam proses penjangkauan nasional, dengan kapasitas penerimaan siswa yang terus ditingkatkan seiring pembangunan fasilitas baru.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |