
JAKARTA- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga dokter, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab tingginya beban kerja tenaga medis di berbagai daerah.
Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (25/6/2026), Budi mengatakan keterbatasan jumlah dokter berdampak langsung terhadap kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, masih banyak puskesmas di berbagai wilayah yang belum memiliki dokter sehingga pelayanan kesehatan belum dapat berjalan secara optimal.
"Beban kerja dokter saat ini sangat tinggi. Di banyak daerah masih terdapat puskesmas yang belum memiliki dokter," ujarnya.
Budi mencontohkan kondisi di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Hingga saat ini daerah tersebut belum memiliki dokter spesialis. Selain itu, sebagian besar puskesmas di wilayah tersebut juga belum dilengkapi tenaga dokter maupun dokter gigi.
Ia menjelaskan, dari 17 puskesmas yang ada di Mamberamo Raya, sekitar 12 di antaranya belum memiliki dokter. Kondisi itu menunjukkan masih besarnya tantangan dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah terpencil.
Menurut Budi, kekurangan tenaga medis menjadi akar persoalan yang harus segera diatasi karena berdampak pada tingginya beban kerja dokter yang bertugas di lapangan.
Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan jumlah serta pemerataan tenaga kesehatan sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memperoleh akses pelayanan medis yang lebih merata dan berkualitas.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |