ESC : ( Tutup Form )

Trump dan Iran Resmi Teken MoU Perdamaian di Versailles, Macron Jadi Saksi


Jumat, 19  Juni  2026 - 06:07 WIB

Trump dan Iran Resmi Teken MoU Perdamaian di Versailles, Macron Jadi Saksi
Foto Berita

VERSAILLES - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi menandatangani memorandum kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Iran dalam sebuah acara yang berlangsung di Istana Versailles, Prancis. Penandatanganan dokumen tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron.


Momen bersejarah tersebut menjadi sorotan dunia internasional karena menandai langkah baru dalam hubungan antara Washington dan Teheran setelah periode ketegangan yang berlangsung selama bertahun-tahun.


Dalam prosesi penandatanganan, Trump terlihat duduk berdampingan dengan Macron. Sejumlah pejabat tinggi juga hadir dalam acara tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio.


Sebelum membubuhkan tanda tangan pada dokumen kesepakatan, Trump menyampaikan bahwa proses menuju perdamaian bukanlah hal yang mudah. Ia menegaskan berbagai tahapan diplomasi dan negosiasi telah dilalui sebelum kedua negara mencapai kesepakatan.


Usai penandatanganan, suasana ruangan disambut tepuk tangan para pejabat yang hadir. Trump kemudian memperlihatkan dokumen yang telah ditandatangani sebagai simbol tercapainya kesepahaman antara kedua negara.


Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah positif yang dapat membuka peluang stabilitas kawasan sekaligus memberikan dampak ekonomi global.


Menurut Macron, salah satu manfaat penting dari kesepakatan ini adalah terbukanya kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, yang selama ini menjadi salah satu titik strategis perdagangan energi dunia.


Ia juga menilai perkembangan tersebut berpotensi membantu menurunkan tekanan harga energi global dalam waktu dekat.


Di pihak lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga telah menandatangani dokumen yang sama pada hari yang sama sebagai bagian dari kesepakatan bilateral tersebut.


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menjelaskan bahwa memorandum disusun dalam dua bahasa, yakni Inggris dan Farisi. Penggunaan dua bahasa tersebut dilakukan atas permintaan pemerintah Iran untuk memastikan transparansi dan pemahaman yang setara bagi kedua pihak.


Penandatanganan MoU ini dipandang sebagai salah satu perkembangan diplomatik paling signifikan pada tahun 2026 dan berpotensi memengaruhi dinamika politik serta ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com