ESC : ( Tutup Form )

Pakistan Akui Negosiasi dengan Afghanistan Buntu, Menteri Pertahanan Sebut Tak Ada Hasil Konkret


Jumat, 19  Juni  2026 - 06:17 WIB

Pakistan Akui Negosiasi dengan Afghanistan Buntu, Menteri Pertahanan Sebut Tak Ada Hasil Konkret
Foto Berita

ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan mengakui bahwa berbagai upaya perundingan dengan Afghanistan belum menghasilkan kemajuan yang diharapkan. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, dalam sidang parlemen yang membahas hubungan kedua negara.


Menurut Asif, Islamabad telah berulang kali melakukan pendekatan diplomatik dan bersedia mengakomodasi sejumlah tuntutan dari pihak Afghanistan. Namun, hingga saat ini Pakistan mengaku belum mendapatkan jaminan tertulis yang dianggap penting untuk memperkuat kesepakatan kedua negara.


Asif mengatakan pemerintah tetap terbuka terhadap upaya dialog lanjutan. Bahkan, ia mendorong anggota parlemen yang mendukung jalur diplomasi untuk ikut terlibat secara langsung dalam proses komunikasi dengan Afghanistan.


“Kami telah mencoba berbagai cara, tetapi belum memperoleh jaminan maupun komitmen yang dibutuhkan,” ujar Asif dalam keterangannya di parlemen.


Pernyataan tersebut menuai tanggapan dari sejumlah anggota parlemen Pakistan. Salah satunya Khushhal Khan Kakar yang menegaskan bahwa Afghanistan tidak seharusnya dipandang sebagai musuh. Ia menilai hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara perlu terus diperkuat demi kepentingan bersama.


Kakar juga meminta pemerintah membuka kembali jalur perdagangan yang selama ini menjadi penghubung penting aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.


Sementara itu, anggota parlemen lainnya, Abdul Ghafoor Haideri, menilai peluang dialog masih terbuka. Ia mencontohkan berbagai upaya diplomasi internasional yang berhasil meredakan ketegangan antarnegara dan berharap Pakistan serta Afghanistan dapat menempuh langkah serupa.


Hingga kini, pemerintah Afghanistan belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Menteri Pertahanan Pakistan tersebut. Namun sebelumnya, otoritas Afghanistan pernah menyebut kegagalan pembicaraan bilateral dipengaruhi oleh keterbatasan kewenangan delegasi Pakistan serta adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai menghambat perbaikan hubungan kedua negara.


Pernyataan terbaru ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap hubungan Islamabad dan Kabul, terutama terkait isu keamanan perbatasan, perdagangan, serta stabilitas kawasan Asia Selatan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com