
KYIV - Rusia kembali melancarkan gelombang serangan udara besar-besaran ke sejumlah wilayah Ukraina dengan mengerahkan 70 rudal dan 611 drone dalam satu malam. Serangan tersebut menyasar berbagai fasilitas militer dan infrastruktur di beberapa kota utama.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan operasi tersebut menargetkan sejumlah lokasi strategis, termasuk pangkalan dan lapangan terbang militer di wilayah Kyiv, Kharkiv, serta Dnipro. Moskow mengklaim seluruh target yang telah ditetapkan berhasil diserang sesuai rencana.
Dampak serangan dilaporkan cukup signifikan. Sedikitnya empat orang tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, beberapa bangunan permukiman dan jaringan kelistrikan turut mengalami kerusakan.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah kompleks Biara Pechersk Lavra di Kyiv, situs bersejarah yang telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Kebakaran dilaporkan terjadi di area kompleks tersebut setelah serangan menghantam kawasan sekitarnya.
Pemerintah Ukraina mengecam keras serangan tersebut. Otoritas setempat menilai serangan tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga mengancam warisan budaya dan sejarah yang memiliki nilai penting bagi negara itu.
Meski demikian, militer Ukraina mengklaim berhasil mencegat sebagian besar serangan udara yang datang. Menurut laporan resmi, puluhan rudal serta ratusan drone berhasil ditembak jatuh sebelum mencapai target.
Di wilayah Kharkiv, serangan lanjutan dilaporkan menimbulkan korban tambahan, termasuk petugas layanan darurat yang tengah menjalankan tugas di lokasi terdampak. Beberapa warga sipil, termasuk anak-anak, juga dilaporkan mengalami luka-luka.
Di tengah meningkatnya intensitas konflik, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyuarakan usulan dialog langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas peluang gencatan senjata. Namun upaya diplomasi dinilai masih menghadapi tantangan besar karena perkembangan situasi geopolitik global yang terus berubah.
Perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir masih menunjukkan eskalasi di berbagai wilayah, meskipun berbagai upaya mediasi internasional terus dilakukan untuk mencari jalan menuju perdamaian.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |