ESC : ( Tutup Form )

NTB Dorong Transformasi Kesehatan Digital Berbasis Kearifan Lokal


Minggu, 14  Juni  2026 - 14:53 WIB

NTB Dorong Transformasi Kesehatan Digital Berbasis Kearifan Lokal
Foto Berita

LOMBOKBARAT - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi layanan kesehatan berbasis digital tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.


Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, saat membuka Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan Indonesia (PIFKI) 2026 di Hotel Merumatta Senggigi, Sabtu (13/6/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Global Mutu Pelayanan Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital” ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari BPJS Kesehatan, LAFKI, organisasi profesi, akademisi, hingga pimpinan fasilitas kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa digitalisasi sektor kesehatan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diadaptasi oleh seluruh daerah.


“Kesehatan digital adalah keniscayaan. Kita harus mampu memanfaatkan teknologi, potensi daerah, dan nilai budaya lokal untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat NTB.


Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperkuat keselamatan pasien, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.


Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mewujudkan layanan kesehatan yang lebih inklusif, adaptif, dan merata di seluruh wilayah NTB.


Wagub NTB menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.


“Kesehatan adalah kerja bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat harus bergerak dalam satu visi yang sama,” tegasnya.


Selain peningkatan mutu layanan kesehatan, penyelenggaraan PIFKI 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah, khususnya melalui sektor pariwisata dan pelibatan UMKM lokal selama kegiatan berlangsung.


Sementara itu, Ketua Umum LAFKI, dr Benny H Tumbelaka, menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada budaya mutu, keselamatan pasien, dan integritas tenaga kesehatan.


Menurutnya, selama ini LAFKI terus melakukan pendampingan terhadap fasilitas kesehatan di Indonesia agar mampu memberikan layanan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com