
AFRIKA SELATAN - Kasus penyakit malaria mengalami peningkatan signifikan di Afrika Selatan dan sejumlah negara di kawasan sekitarnya. Lonjakan ini diduga kuat dipicu oleh dampak perubahan iklim yang menciptakan kondisi ideal bagi berkembangnya nyamuk pembawa parasit malaria.
Laporan dari National Institute for Communicable Diseases (NICD) menunjukkan bahwa pada awal 2026, kasus malaria di Provinsi Mpumalanga meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Wilayah ini merupakan salah satu daerah endemis malaria di Afrika Selatan.
Tidak hanya Mpumalanga, peningkatan kasus juga mulai terlihat di Gauteng, wilayah yang sebelumnya bukan zona endemis malaria. Dalam tiga bulan pertama 2026, tercatat lebih dari 400 kasus disertai sejumlah kematian.
Situasi serupa juga terjadi di beberapa negara tetangga. Namibia melaporkan ribuan kasus malaria dalam beberapa minggu pertama tahun 2026, sementara Mozambik mencatat lonjakan lebih dari satu juta kasus yang diperparah oleh banjir besar di wilayahnya.
Para ahli menilai bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi perubahan iklim global dan fenomena cuaca La NiƱa, yang menyebabkan curah hujan meningkat dan memicu banyak genangan air sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, suhu yang lebih tinggi juga mempercepat siklus hidup nyamuk sekaligus memperpendek masa inkubasi parasit malaria di dalam tubuhnya, sehingga penularan menjadi lebih cepat dan luas.
Sejumlah peneliti menegaskan bahwa malaria bukan berpindah wilayah baru, melainkan semakin parah di daerah yang sebelumnya sudah memiliki risiko tinggi. Perubahan pola cuaca juga memperpanjang musim penularan yang sebelumnya lebih terbatas pada musim tertentu.
Di sisi lain, tantangan pengendalian penyakit semakin berat akibat banjir yang menghambat distribusi layanan kesehatan serta keterbatasan akses ke wilayah terpencil. Sebagian masyarakat juga masih menolak tindakan pencegahan seperti penyemprotan insektisida di rumah.
Para tenaga kesehatan menilai kondisi ini sebagai tantangan serius karena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dan diobati masih terus menyebabkan korban jiwa.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |