ESC : ( Tutup Form )

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Desa Adat Matabesi, Dorong Pengembangan Wisata Budaya di Belu


Senin, 29  Juni  2026 - 06:35 WIB

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Desa Adat Matabesi, Dorong Pengembangan Wisata Budaya di Belu
Foto Berita

BELU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi terhadap upaya pelestarian adat dan budaya di Desa Adat Matabesi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya berbasis kearifan lokal.


Apresiasi itu disampaikan saat kunjungan kerja Tito ke Desa Adat Matabesi pada Minggu (28/6/2026). Ia menilai desa tersebut memiliki daya tarik tersendiri yang membedakannya dari desa adat lain di Indonesia, meskipun memiliki kesamaan konsep dengan desa wisata budaya seperti Wae Rebo di NTT.


Tito menjelaskan, Desa Adat Matabesi memiliki keunikan mulai dari rumah adat yang masih terjaga ratusan tahun, hingga lingkungan alam yang tetap asri dengan pepohonan tua yang masih berdiri kokoh. Selain itu, akses menuju lokasi yang relatif mudah juga dinilai menjadi nilai tambah untuk pengembangan sektor pariwisata.


Ia menilai pengembangan sejarah dan dokumentasi budaya di Matabesi perlu terus diperkuat agar warisan leluhur dapat dipahami secara lebih luas oleh generasi mendatang. Dengan demikian, desa adat tersebut tidak hanya menjadi ruang hidup masyarakat, tetapi juga pusat edukasi budaya.


Dalam kunjungan tersebut, Tito juga meninjau Museum Fohorai yang sedang dibangun di kawasan desa adat. Ia menyampaikan bahwa museum tersebut akan lebih menarik jika dilengkapi dengan koleksi yang merepresentasikan kehidupan masyarakat setempat, termasuk tradisi, pertanian, peternakan, hingga pengolahan hasil alam seperti kemiri.


Mendagri turut menyampaikan penghargaan kepada para tetua adat dan masyarakat yang masih menjaga nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi. Menurutnya, keberadaan adat yang tetap lestari merupakan kekuatan penting dalam mempertahankan identitas bangsa.


Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya. Pengalaman dari beberapa negara yang kehilangan akar budaya akibat pembangunan pesat, menurutnya, menjadi pelajaran agar Indonesia tetap menjaga warisan lokal.


Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Belu Willybrodus Lay, serta sejumlah tokoh adat dan pengurus TP PKK dari provinsi maupun kabupaten setempat.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com