
CARACAS - Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus meningkat. Berdasarkan laporan terbaru, sedikitnya 1.450 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 3.100 orang mengalami luka-luka. Ribuan warga lainnya masih kehilangan tempat tinggal setelah ratusan bangunan runtuh akibat bencana tersebut.
Operasi pencarian masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, terutama di negara bagian La Guaira. Lebih dari 2.600 personel penyelamat dari berbagai negara dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. Hingga kini, 33 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Presiden sementara Venezuela, Delcy RodrÃguez, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, petugas tanggap darurat, dan tim penyelamat internasional yang terlibat dalam operasi kemanusiaan.
"Kami berterima kasih kepada para relawan dan petugas tanggap darurat yang tanpa lelah bekerja menyelamatkan nyawa di tengah kondisi yang sangat sulit," kata RodrÃguez.
Sementara itu, peluang menemukan korban selamat semakin menipis karena proses pencarian telah melewati 72 jam sejak gempa utama terjadi. Meski demikian, tim penyelamat tetap melanjutkan penyisiran di lokasi-lokasi yang diperkirakan masih menyimpan korban di bawah puing bangunan.
Pemerintah Venezuela juga membatasi akses masyarakat ke beberapa kawasan terdampak agar proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan aman. Di saat yang sama, bantuan internasional terus berdatangan untuk mendukung penanganan bencana yang menjadi salah satu gempa paling mematikan di negara tersebut dalam beberapa dekade terakhir.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |