
RIYADH - Sebuah helikopter milik perusahaan minyak Saudi Aramco mengalami kecelakaan di wilayah Ras Tanura, Arab Saudi, pada Minggu (28/6/2026). Seluruh penumpang yang berada di dalam helikopter dilaporkan meninggal dunia.
Kantor Berita Arab Saudi (SPA), mengutip pejabat Kementerian Energi, menyatakan bahwa terdapat 14 korban tewas dan seluruhnya merupakan warga negara Arab Saudi. Otoritas saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kecelakaan tersebut merenggut nyawa 14 penumpang, yang semuanya merupakan warga negara Saudi," kata pejabat Kementerian Energi seperti dikutip SPA.
Saudi Aramco diketahui memiliki armada penerbangan yang cukup besar, dengan lebih dari 60 pesawat termasuk helikopter yang melayani ratusan landasan helikopter di berbagai wilayah Arab Saudi. Armada tersebut digunakan untuk mendukung operasional industri minyak dan gas perusahaan.
Insiden ini terjadi ketika aktivitas sektor energi di kawasan Teluk meningkat menyusul ketegangan geopolitik yang sempat memengaruhi jalur ekspor minyak melalui Selat Hormuz. Meski demikian, pemerintah Arab Saudi menyatakan belum ada indikasi bahwa kecelakaan helikopter tersebut berkaitan dengan serangan atau konflik yang terjadi di kawasan.
Ras Tanura merupakan salah satu pusat industri energi terpenting di Arab Saudi. Kilang minyak di wilayah tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 550.000 barel minyak per hari dan menjadi salah satu fasilitas strategis bagi ekspor minyak negara itu.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |