
JAKARTA - Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadirkan perubahan melalui penguatan sumber daya manusia, riset, dan inovasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan International Conference on Policy, Innovation, and Practice in Higher Education (ICPIP-HE) 2026. Menurut Brian, kemajuan bangsa tidak dapat hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan kemampuan menghasilkan pengetahuan dan mengubahnya menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Indonesia membutuhkan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia unggul untuk mencapai visi sebagai negara yang maju, berdaulat, dan berkelanjutan pada 2045,” ujar Brian.
Ia menyebut berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi digital, ketahanan pangan, kesehatan, energi, hingga pengelolaan mineral strategis, harus dilihat sebagai peluang bagi Indonesia untuk menciptakan terobosan melalui pendidikan tinggi dan penelitian.
Menurutnya, peningkatan mutu perguruan tinggi tidak cukup hanya melalui akreditasi. Kualitas kampus harus tercermin dari proses pembelajaran yang unggul, riset yang memberikan dampak, tata kelola yang profesional, fasilitas yang mendukung, serta lulusan yang memiliki kompetensi dan integritas.
Perguruan tinggi juga didorong memperluas kerja sama dengan sektor industri, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pendidikan dan penelitian lebih selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Dalam arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian menekankan tiga prinsip utama, yaitu inklusif, adaptif, dan berdampak. Perguruan tinggi diharapkan terus berkembang dari institusi yang berfokus pada pengajaran menuju kampus berbasis riset, kewirausahaan, hingga menjadi perguruan tinggi transformatif.
“Perguruan tinggi masa depan tidak hanya dinilai dari kualitas pengajaran, penelitian, dan inovasi, tetapi juga dari dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat,” katanya.
Melalui gerakan “Diktisaintek Berdampak”, pemerintah berharap potensi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dapat menghasilkan berbagai solusi konkret yang mendukung pembangunan Indonesia menuju 2045.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |