ESC : ( Tutup Form )

Investor Asing Masih Percaya Indonesia, Potensi Investasi Baru di KEK Capai Rp 557 Triliun


Sabtu, 20  Juni  2026 - 09:36 WIB

Investor Asing Masih Percaya Indonesia, Potensi Investasi Baru di KEK Capai Rp 557 Triliun
Foto Berita

JAKARTA - Pemerintah memastikan kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indonesia tetap kuat meski pasar keuangan global masih dibayangi berbagai ketidakpastian. Salah satu indikatornya terlihat dari tingginya permintaan investasi di sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) strategis.


Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengungkapkan bahwa tiga KEK manufaktur terbesar di Indonesia saat ini tengah mengajukan perluasan area operasional karena tingginya minat investor yang ingin masuk.


Ketiga kawasan tersebut adalah KEK Gresik di Jawa Timur, KEK Kendal di Jawa Tengah, serta KEK Galang Batang di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.


Menurutnya, kapasitas kawasan yang ada saat ini hampir sepenuhnya terisi sehingga diperlukan tambahan lahan untuk mengakomodasi investasi baru yang terus berdatangan.


Pemerintah memperkirakan total potensi investasi tambahan yang dapat masuk ke tiga kawasan ekonomi tersebut mencapai sekitar Rp557 triliun.


Investasi tersebut tidak akan direalisasikan sekaligus, melainkan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan pembangunan fasilitas industri yang direncanakan para investor.


Berbagai sektor diproyeksikan menjadi tujuan investasi, mulai dari industri pengolahan mineral, smelter, petrokimia, manufaktur berteknologi tinggi, hingga industri pendukung lainnya yang memiliki nilai tambah besar bagi perekonomian nasional.


Tingginya minat investor mendorong pengelola kawasan untuk mengajukan ekspansi lahan dalam skala besar.


KEK Gresik disebut membutuhkan tambahan sekitar 1.200 hektare untuk mengakomodasi kebutuhan industri baru yang akan masuk ke kawasan tersebut.


Sementara itu, KEK Kendal yang saat ini diklaim telah terisi penuh mengusulkan perluasan sekitar 1.000 hektare guna membuka ruang bagi investor baru.


Adapun KEK Galang Batang di Bintan mengajukan tambahan lahan sekitar 2.600 hektare. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan industri alumina, petrokimia, dan berbagai sektor manufaktur lainnya.


Pemerintah menilai tingginya permintaan investasi di kawasan ekonomi khusus menjadi sinyal positif bagi prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.


Di tengah dinamika nilai tukar rupiah dan pergerakan pasar modal, realisasi rencana ekspansi kawasan industri dinilai menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik bagi pelaku usaha global.


Masuknya investasi baru juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, memperkuat sektor manufaktur, meningkatkan ekspor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.


Dengan berbagai proyek yang tengah disiapkan, pemerintah optimistis Indonesia tetap menjadi salah satu destinasi investasi utama di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com