ESC : ( Tutup Form )

Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG, Klaim Jadi yang Pertama di Dunia


Senin, 15  Juni  2026 - 06:08 WIB

Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG, Klaim Jadi yang Pertama di Dunia
Foto Berita

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempersiapkan program penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) ukuran 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi yang selama ini digunakan masyarakat.


Jika terealisasi, Indonesia disebut akan menjadi negara pertama yang menerapkan penggunaan tabung CNG berukuran setara LPG 3 kilogram untuk kebutuhan memasak rumah tangga.


Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) saat ini sedang menyusun peta jalan implementasi program tersebut guna memastikan proses transisi berjalan aman, efektif, dan dapat diterima masyarakat.


Dalam pengembangannya, tabung CNG 3 kilogram akan menggunakan teknologi tabung Tipe 4 yang berbahan dasar serat fiber. Material ini dikenal lebih ringan dibanding tabung logam konvensional, namun tetap mampu menahan tekanan gas yang tinggi.


Menurut pemerintah, teknologi serupa sebenarnya sudah digunakan di berbagai negara. Namun penerapannya selama ini lebih banyak untuk kapasitas besar yang setara dengan LPG 12 kilogram atau lebih.


Karena itu, pengembangan tabung CNG berukuran setara LPG 3 kilogram dinilai sebagai inovasi baru yang belum banyak diterapkan di tingkat global.


Salah satu alasan utama pemerintah mendorong penggunaan CNG adalah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Saat ini kebutuhan LPG nasional masih ditopang impor dalam jumlah besar setiap tahun.


Berbeda dengan LPG, bahan baku CNG berasal dari gas alam domestik yang tersedia di dalam negeri. Pemanfaatan sumber energi lokal tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap anggaran negara sekaligus meningkatkan ketahanan energi nasional.


Pemerintah memperkirakan peralihan sebagian konsumsi LPG ke CNG dapat menekan kebutuhan subsidi energi hingga sekitar 30-40 persen berkat efisiensi biaya dan penggunaan sumber daya lokal.


Untuk memudahkan proses adaptasi, pemerintah memastikan desain tabung dan sistem katup CNG akan dibuat kompatibel dengan peralatan rumah tangga yang sudah digunakan masyarakat saat ini.


Dengan konsep tersebut, pengguna tidak perlu melakukan penggantian kompor secara besar-besaran ketika program mulai dijalankan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penerimaan masyarakat terhadap teknologi baru tersebut.


Program konversi LPG ke CNG menjadi bagian dari upaya pemerintah mencari solusi energi rumah tangga yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain mengurangi impor, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan gas bumi nasional yang selama ini belum optimal.


Peta jalan implementasi masih dalam tahap penyusunan dan akan menjadi dasar bagi pelaksanaan program secara bertahap di berbagai daerah.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com