ESC : ( Tutup Form )

Simulasi Antiteror Jepang Tuai Kritik karena Gunakan Atribut Mirip Keffiyeh


Senin, 21  September  2026 - 23:26 WIB

Simulasi Antiteror Jepang Tuai Kritik karena Gunakan Atribut Mirip Keffiyeh
Foto Berita

TOKYO - Kementerian Luar Negeri Jepang menghadapi kritik setelah materi publikasi latihan antiterorisme yang digelar di Tokyo menampilkan pemeran teroris dengan penutup kepala yang dinilai menyerupai keffiyeh Arab.


Foto-foto latihan tersebut sebelumnya diunggah oleh Kementerian Luar Negeri Jepang pada 10 September. Dalam salah satu gambar, seorang pemeran yang memainkan karakter teroris terlihat mengenakan kain di kepala, sementara pemeran lainnya digambarkan sebagai sandera.


Penggunaan atribut tersebut kemudian memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah pengguna menilai pemilihan kostum dalam simulasi tersebut dapat memperkuat stereotip yang mengaitkan masyarakat Arab atau Muslim dengan aksi terorisme.


“Mendandani karakter teroris dengan pakaian yang mengingatkan pada wilayah tertentu merupakan bentuk diskriminasi,” tulis salah satu pengguna media sosial yang mengkritik unggahan tersebut.


Pengguna lainnya meminta pemerintah Jepang menghapus materi tersebut dan menyampaikan permintaan maaf.


Kritik serupa juga datang dari pengguna media sosial lain yang mempertanyakan alasan penggunaan atribut tersebut dalam latihan antiterorisme. Ada pula yang menilai penggambaran tersebut tidak pantas dan berpotensi menyinggung kelompok tertentu.


Setelah unggahan tersebut menuai perhatian, Kementerian Luar Negeri Jepang menghapus foto-foto latihan dari publikasi mereka.


Pemerintah Jepang kemudian memberikan penjelasan bahwa kostum yang digunakan pemeran dalam simulasi tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan kelompok etnis, wilayah, maupun agama tertentu.


Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan pemerintah memperhatikan berbagai tanggapan yang muncul setelah publikasi latihan tersebut.


“Kami menanggapi berbagai pendapat dengan serius,” ujar Motegi dalam konferensi pers.


Kementerian Luar Negeri Jepang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi mengenai langkah menghadapi ancaman terorisme. Program itu ditujukan terutama bagi warga Jepang yang tinggal maupun melakukan perjalanan ke luar negeri.


Latihan tersebut berlangsung di salah satu fasilitas pemerintah di Tokyo dan melibatkan perusahaan keamanan sebagai pelaksana.


Pihak perusahaan menyebut simulasi dirancang sedekat mungkin dengan situasi nyata. Salah satu peristiwa yang menjadi bahan pembelajaran adalah serangan terhadap kafe Holey Artisan di Dhaka, Bangladesh, pada Juli 2016.


Dalam serangan tersebut, kelompok militan menyandera orang-orang di dalam kafe selama sekitar 12 jam. Sebanyak 22 orang meninggal dunia, termasuk tujuh warga negara Jepang.


Jepang sendiri telah menjalankan latihan antiterorisme secara berkala sejak 2018. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan ancaman terhadap warga negara Jepang di dalam maupun luar negeri.


Namun, kontroversi terbaru menunjukkan bahwa materi dan metode simulasi juga mendapat perhatian dari publik, khususnya terkait cara menggambarkan pelaku teror agar tidak menimbulkan stereotip terhadap kelompok berdasarkan agama, etnis, atau asal wilayah.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com