ESC : ( Tutup Form )

Misi PBB Temukan Dasar Kuat Dugaan Kejahatan Perang AS di Iran


Sabtu, 19  September  2026 - 17:36 WIB

Misi PBB Temukan Dasar Kuat Dugaan Kejahatan Perang AS di Iran
Foto Berita

JAKARTA - Misi pencari fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan dasar yang kuat untuk meyakini bahwa Amerika Serikat melakukan kejahatan perang dalam dua serangan udara di Iran pada Februari 2026.


Temuan tersebut disampaikan Independent International Fact-Finding Mission on the Islamic Republic of Iran dalam laporan yang akan dibahas di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB.


Dua serangan yang menjadi perhatian misi tersebut adalah serangan terhadap sebuah sekolah dasar di Minab dan sebuah kompleks olahraga di Lamerd. Menurut laporan tersebut, kedua serangan dinilai sebagai serangan tanpa pandang bulu yang menyebabkan korban sipil serta kerusakan terhadap fasilitas sipil. 


Salah satu kasus yang diselidiki adalah serangan terhadap Shajareh Tayyebeh Primary School di Minab pada 28 Februari 2026.


Misi PBB menyatakan terdapat alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pasukan Amerika Serikat. Tim penyelidik menilai sifat sipil sekolah tersebut seharusnya dapat dikenali dan AS memiliki kewajiban mengambil langkah yang layak untuk memastikan bahwa sasaran yang diserang benar-benar merupakan objek militer. 


Serangan tersebut menewaskan lebih dari 150 orang, termasuk sekitar 120 anak-anak, menurut laporan yang dikutip sejumlah media berdasarkan temuan misi PBB. 


Sekolah itu berada di dekat fasilitas militer Iran. Namun, misi PBB menyebut sejumlah karakteristik bangunan menunjukkan bahwa lokasi tersebut merupakan fasilitas pendidikan, termasuk mural, tanda sekolah dan area bermain anak.


Kasus kedua terjadi pada hari yang sama di Lamerd, Provinsi Fars. Serangan menghantam kompleks olahraga serta kawasan permukiman di sekitarnya.


Misi PBB menyatakan terdapat dasar yang masuk akal untuk mengaitkan serangan tersebut dengan Amerika Serikat dan menyimpulkan bahwa serangan itu juga dapat dikategorikan sebagai serangan tanpa pandang bulu.


Sebanyak 22 warga sipil dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Puluhan lainnya mengalami luka-luka. 


Namun, Amerika Serikat melalui Central Command (CENTCOM) sebelumnya membantah melakukan serangan di Lamerd pada hari tersebut.  


Dalam menjalankan penyelidikan, tim pencari fakta PBB tidak memperoleh akses kepada personel militer Amerika Serikat. Permintaan informasi kepada pihak AS juga tidak mendapat tanggapan.


Karena itu, penyelidik menggunakan berbagai sumber, antara lain citra satelit, video yang telah diverifikasi, analisis persenjataan, keterangan saksi serta informasi dari organisasi independen. 


Pemerintah Amerika Serikat sendiri sebelumnya menyatakan bahwa penyelidikan internal terkait serangan di Minab masih berlangsung. Washington juga membantah sejumlah kesimpulan misi PBB. 


Selain menyoroti tindakan militer AS, laporan misi PBB juga memuat temuan mengenai pelanggaran HAM serius oleh pemerintah Iran dalam penanganan demonstrasi yang berlangsung sejak akhir 2025. Misi tersebut menyebut adanya dugaan pembunuhan melawan hukum, penyiksaan, penahanan sewenang-wenang dan tindakan lain yang dinilai dapat masuk kategori kejahatan terhadap kemanusiaan.  


Temuan misi pencari fakta tersebut akan disampaikan kepada Dewan HAM PBB sebagai bagian dari dokumentasi mengenai dugaan pelanggaran hukum internasional selama konflik Iran.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com