
MATARAM - BPJS Ketenagakerjaan terus mengembangkan peran jaminan sosial agar tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga membantu keluarga pekerja membangun kembali kondisi ekonomi mereka.
Salah satu langkah yang dilakukan melalui Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian), sebuah program yang bertujuan mendukung ahli waris peserta agar mampu menciptakan sumber penghasilan secara mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.
Dalam pelaksanaannya di Nusa Tenggara Barat (NTB), BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah memberikan pelatihan, pendampingan usaha, serta edukasi terkait literasi dan inklusi keuangan kepada 52 penerima manfaat yang merupakan ahli waris peserta.
Program PEKA dirancang agar manfaat jaminan sosial tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha produktif. Dengan begitu, keluarga peserta memiliki peluang membangun kembali stabilitas ekonomi secara berkelanjutan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengapresiasi dukungan Bank NTB Syariah dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperluas dampak perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.
“Perlindungan tidak berhenti pada pemberian manfaat, tetapi juga bagaimana keluarga peserta dapat memiliki kemampuan untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi,” kata Saiful.
Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan berharap penerima manfaat dapat memperoleh keterampilan baru, meningkatkan kapasitas usaha, serta memiliki fondasi ekonomi yang lebih kuat untuk menghadapi masa depan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |