ESC : ( Tutup Form )

Gelombang Panas Eropa Picu Lebih dari 30.000 Kematian Berlebih


Senin, 24  Aagustus  2026 - 14:55 WIB

Gelombang Panas Eropa Picu Lebih dari 30.000 Kematian Berlebih
Foto Berita

PARIS - Gelombang panas yang melanda sejumlah wilayah Eropa sepanjang musim panas 2026 diikuti lonjakan angka kematian. Data sementara menunjukkan lebih dari 30.000 kematian berlebih tercatat selama periode tersebut.


Platform pemantauan kematian EuroMOMO mencatat lebih dari 32.000 kematian berlebih pada periode pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus. Angka ini masih dapat berubah karena data sejumlah negara belum sepenuhnya final.


Kematian berlebih (excess deaths) merupakan jumlah kematian yang melebihi angka yang diperkirakan terjadi dalam kondisi normal. Dengan demikian, angka tersebut tidak seluruhnya dapat dikategorikan sebagai kematian yang secara langsung disebabkan oleh gelombang panas.


Berdasarkan perkiraan EuroMOMO, pekan terakhir Juni menjadi salah satu periode paling mematikan dengan hampir 16.000 kematian berlebih. Pekan pertama Juli menyusul dengan sekitar 8.000 kematian.


Kedua periode tersebut bertepatan dengan gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara Eropa. Kondisi panas juga berlangsung bersamaan dengan kekeringan dan kebakaran hutan di beberapa wilayah.


Kelompok lanjut usia menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap suhu ekstrem. Paparan panas berlebihan dapat memperburuk kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko kematian, terutama pada orang dengan penyakit tertentu.


Jerman menjadi salah satu negara dengan angka tertinggi. Negara tersebut mencatat sekitar 14.000 kematian tambahan yang dikaitkan dengan gelombang panas hingga 9 Agustus.


Prancis melaporkan sekitar 7.300 kematian berlebih pada periode akhir Mei hingga 22 Juli. Sementara itu, Spanyol mencatat hampir 4.500 kematian terkait panas sejak 1 Juni hingga 19 Agustus.


Belgia juga mencatat sekitar 2.570 kematian berlebih antara 18 Juni dan 17 Juli. Di Belanda, angka kematian tambahan mencapai sekitar 968 orang pada periode 22 Juni hingga 5 Juli.


Austria melaporkan 396 kematian terkait panas sepanjang Juni, sedangkan Portugal mencatat lebih dari 600 kematian tambahan antara pertengahan Juni hingga akhir Juli.


Jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah karena musim panas belum seluruhnya tercakup dalam data final. EuroMOMO akan memperbarui perkiraan setelah menerima data terbaru dari negara-negara yang dipantau.


Lonjakan kematian tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya frekuensi suhu ekstrem di Eropa. Pemerintah dan otoritas kesehatan di berbagai negara terus mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengurangi paparan panas dan mengikuti peringatan kesehatan selama periode suhu tinggi.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com