ESC : ( Tutup Form )

Iran Ancam Negara Tetangga yang Ikut Perang Ekonomi AS


Senin, 24  Aagustus  2026 - 15:14 WIB

Iran Ancam Negara Tetangga yang Ikut Perang Ekonomi AS
Foto Berita

TEHERAN - Iran memperingatkan negara-negara di kawasan Timur Tengah agar tidak ikut mendukung tekanan ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat (AS).


Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan negara tetangga yang membantu kampanye ekonomi AS akan dipandang sebagai pihak yang bermusuhan.


Peringatan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Teheran. Rezaei menegaskan Iran tidak ingin memperluas konflik, tetapi akan mengambil tindakan apabila kepentingan Iran diganggu oleh negara-negara yang mendukung kebijakan AS.


Rezaei juga memperingatkan potensi gangguan terhadap pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia apabila tekanan ekonomi terhadap Iran terus diperluas.


Menurutnya, Iran memiliki kemampuan untuk menghadapi pihak-pihak yang ikut dalam upaya mengisolasi negaranya. Kepentingan perusahaan minyak AS dan perusahaan lain di kawasan juga disebut dapat menjadi sasaran.


Pernyataan tersebut menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur perdagangan energi di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia.


Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. Washington berupaya membatasi akses Iran terhadap perdagangan dan sistem keuangan internasional.


Trump juga memperingatkan negara maupun perusahaan yang membantu Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang berat.


Kebijakan tersebut mencakup upaya menghentikan berbagai aktivitas yang dinilai membantu Iran mempertahankan akses ekonominya, termasuk perdagangan minyak, transaksi keuangan, transfer uang, pendaftaran kapal, dan penggunaan perusahaan cangkang.


Peringatan Iran muncul ketika hubungan Teheran dan Washington kembali berada dalam kondisi tegang. Kebijakan ekonomi AS berpotensi meningkatkan tekanan terhadap perekonomian Iran, sementara Teheran memperingatkan adanya konsekuensi bagi negara-negara kawasan yang ikut membantu Washington.


Situasi tersebut juga meningkatkan kekhawatiran bahwa perselisihan ekonomi antara Iran dan AS dapat berdampak lebih luas terhadap stabilitas serta keamanan perdagangan energi di Timur Tengah.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com