ESC : ( Tutup Form )

Trump Kecewa pada Kelompok Kurdi, Klaim Distribusi Senjata untuk Oposisi Iran Gagal


Jumat, 12  Juni  2026 - 14:57 WIB

Trump Kecewa pada Kelompok Kurdi, Klaim Distribusi Senjata untuk Oposisi Iran Gagal
Foto Berita

AMERIKA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap kelompok Kurdi terkait dugaan kegagalan operasi distribusi senjata yang ditujukan kepada pihak-pihak anti-pemerintah Iran.


Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa senjata yang dikirim melalui kelompok Kurdi tidak sampai kepada kelompok sasaran dan justru disimpan oleh pihak perantara tersebut.


"Kurdi mengecewakan kami," kata Trump dalam pernyataan yang dikutip pada Jumat (12/6/2026).


Trump mengaku telah memiliki kekhawatiran sejak awal mengenai efektivitas skema distribusi tersebut. Menurutnya, terdapat risiko bahwa persenjataan yang dikirimkan tidak akan diteruskan kepada kelompok oposisi Iran yang menjadi target operasi.


Ia juga mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat pernah mengirim sejumlah senjata melalui jaringan Kurdi sebagai bagian dari upaya mendukung kelompok yang menentang pemerintahan di Teheran.


"Kami mengirim banyak senjata. Kami mengirimkannya melalui Kurdi, dan saya pikir Kurdi mengambil senjata-senjata itu," ujar Trump.


Pernyataan tersebut memicu respons dari sejumlah kelompok Kurdi yang membantah tuduhan tersebut. Mereka menegaskan tidak menerima maupun menyimpan senjata sebagaimana yang diklaim oleh Trump.


Kontroversi ini sekaligus mengungkap dugaan adanya operasi tidak langsung yang dilakukan Washington untuk memberikan dukungan kepada kelompok anti-pemerintah Iran. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi Amerika Serikat dalam menekan Teheran tanpa keterlibatan militer langsung dalam skala besar.


Isu tersebut kembali menjadi perhatian di tengah meningkatnya ketegangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Dalam beberapa waktu terakhir, kedua negara terlibat dalam eskalasi konflik yang memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.


Pengamat menilai penggunaan pihak ketiga dalam operasi keamanan dan intelijen sering kali menghadapi tantangan terkait pengawasan, akuntabilitas, serta kepastian bahwa tujuan operasi dapat tercapai sesuai rencana.


Pernyataan Trump ini menambah daftar kontroversi mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Iran, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas operasi dukungan yang dilakukan melalui kelompok mitra di kawasan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com