
JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, menegaskan bahwa Asia Tenggara tetap menjadi mitra strategis utama Washington dalam berbagai agenda global, mulai dari teknologi hingga geopolitik kawasan Indo-Pasifik.
Dalam konferensi pers bertajuk “Independence Day 2026: 250 Years of American Independence” di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Kim mengatakan hubungan Amerika Serikat dan ASEAN terus berkembang melalui kerja sama yang mencakup berbagai sektor strategis.
“ASEAN itu sangat penting bagi AS,” ujar Kim.
Menurutnya, kemitraan AS-ASEAN tidak hanya berfokus pada hubungan diplomatik, tetapi juga menyentuh isu-isu masa depan seperti pengelolaan mineral kritis, pengembangan kecerdasan buatan (AI), serta pembentukan standar dan norma teknologi global.
Kim menilai kawasan Asia Tenggara akan memainkan peran besar dalam menentukan arah perkembangan dunia pada abad ke-21. Hal itu, kata dia, juga menjadi perhatian serius pemerintah Amerika Serikat.
“Menurut kami, masa depan abad ke-21 akan tercatat di ASEAN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum kunjungannya ke Jakarta, para pejabat senior di Washington telah menekankan pentingnya kawasan Indo-Pasifik dalam peta geopolitik global. Karena itu, kunjungan pejabat tinggi AS ke kawasan ini mencerminkan komitmen Washington untuk memperkuat kerja sama dengan ASEAN.
Kim juga menyinggung sejumlah pertemuan tingkat tinggi, termasuk kehadiran Presiden AS dalam KTT ASEAN pada 2025 di Kuala Lumpur, sebagai bukti penguatan hubungan kedua pihak.
Dalam acara yang turut dihadiri pejabat Indonesia dan perwakilan ASEAN tersebut, Kim menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen memperluas kolaborasi dengan negara-negara anggota ASEAN guna mendorong stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |