
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga Indonesia tetap berada di jalur demokrasi serta membuka ruang terhadap kritik dari masyarakat. Ia menyebut kritik sebagai bagian penting dari sistem demokrasi yang sehat dan harus disikapi secara terbuka.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan tetap menjadi negara demokrasi yang menjunjung legitimasi dari kehendak rakyat. “Indonesia adalah negara demokrasi dan akan tetap menjadi demokrasi. Saya dipilih melalui pemilu yang bebas dan adil oleh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Ia menilai demokrasi, meski tidak sempurna, tetap menjadi sistem terbaik karena memberikan legitimasi dari kepercayaan publik. Menurutnya, pemerintahannya tidak anti-kritik dan selalu terbuka terhadap masukan dari masyarakat.
“Saya menyambut kritik dan membiasakan diri menelaah setiap masukan secara saksama untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada rakyat,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menekankan bahwa praktik demokrasi di Indonesia harus disesuaikan dengan karakter bangsa yang mengedepankan stabilitas, gotong royong, dan persatuan.
Ia menilai stabilitas politik dan ekonomi menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, tanpa terjebak pada konflik politik berkepanjangan.
“Demokrasi harus mampu melahirkan kemajuan dan stabilitas, bukan justru menciptakan kelumpuhan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 8 persen melalui berbagai program strategis, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hilirisasi industri, serta penguatan investasi nasional.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menjawab kritik publik melalui capaian konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jawaban terbaik atas kritik adalah hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tutupnya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |