ESC : ( Tutup Form )

Abrasi Sungai Picu Dua Kali Longsor di Inhil, Rumah Warga Ambruk hingga Masuk Sungai


Kamis, 18  Juni  2026 - 19:22 WIB

Abrasi Sungai Picu Dua Kali Longsor di Inhil, Rumah Warga Ambruk hingga Masuk Sungai
Foto Berita

INDRAGIRIHILIR - Bencana tanah longsor akibat abrasi kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam dua hari berturut-turut. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, serta Kelurahan Enok, Kecamatan Enok, dan menyebabkan sejumlah rumah warga rusak hingga terseret ke aliran sungai.


Kejadian pertama terjadi di kawasan pesisir Kuala Enok pada Selasa (16/6/2026) pagi. Abrasi yang dipicu hantaman gelombang sungai secara terus-menerus membuat tanah di sepanjang bantaran tidak mampu menahan beban bangunan. Akibatnya, dari 14 rumah yang terdampak, empat di antaranya dilaporkan jatuh dan hanyut ke sungai yang berada tidak jauh dari muara laut.


Selain rumah warga, dampak longsor juga merusak fasilitas umum di sekitar lokasi, termasuk rumah ibadah, jalan lingkungan, serta area pelabuhan kecil yang digunakan masyarakat setempat untuk aktivitas harian. Belasan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi aman, sementara posko darurat telah didirikan oleh petugas.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansah, menyebutkan timnya masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta mengantisipasi potensi longsor susulan.


“Tim kami masih di lapangan membantu evakuasi warga dan siaga terhadap kemungkinan kejadian susulan,” ujarnya.


BPBD memperkirakan total kerugian dari peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp320 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.


Sehari kemudian, Rabu (17/6/2026), bencana serupa kembali terjadi di wilayah Kecamatan Enok, tepatnya di kawasan Pasar Lama Jalan Melati RT 001/RW 002, Kelurahan Enok. Longsor yang juga dipicu abrasi sungai ini berdampak pada empat rumah warga, meski kerusakan yang ditimbulkan masih tergolong ringan.


Empat kepala keluarga terdampak masing-masing adalah Suhaimi, Abdurrahim, Ahmad Safriansyah beserta keluarganya, serta Baharuddin. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.


Menurut BPBD Inhil, abrasi terjadi karena arus sungai yang terus menggerus tepi daratan, diperparah kondisi tanah yang labil di kawasan bantaran sungai yang padat permukiman.


“Struktur tanah di lokasi sangat rentan sehingga pengikisan masih berpotensi terjadi jika gelombang sungai terus menghantam bibir daratan,” kata Arliansah.


Pascakejadian, BPBD bersama pemerintah kecamatan dan perangkat kelurahan langsung melakukan pendataan, kaji cepat, serta penanganan darurat di lokasi. Selain itu, warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari area rawan longsor.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com