
YERUSALEM - Sekitar 240 pemukim Israel dilaporkan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu (13/9/2026). Mereka datang dengan pengawalan ketat aparat keamanan Israel.
Menurut laporan sejumlah sumber setempat, rombongan pemukim memasuki area kompleks melalui Gerbang Maroko. Di dalam kawasan tersebut, mereka disebut melakukan sejumlah ritual keagamaan Yahudi.
Aksi tersebut berlangsung ketika kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan organisasi yang dikenal sebagai gerakan “Bait Suci” menyerukan pendukungnya untuk mendatangi kompleks Al-Aqsa. Seruan itu dikaitkan dengan peringatan Tahun Baru Yahudi.
Di saat yang sama, aparat Israel meningkatkan pengamanan di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa serta kawasan Kota Tua Yerusalem. Penjagaan diperketat seiring meningkatnya aktivitas kelompok pemukim di lokasi tersebut.
Situasi di sekitar Al-Aqsa juga berlangsung di tengah pembatasan mobilitas warga Palestina. Otoritas Israel dilaporkan memberlakukan penutupan sejumlah jalan dan pembatasan pergerakan warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem, selama periode hari raya Yahudi.
Pembatasan tersebut berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat Palestina, termasuk akses dan pelaksanaan ibadah. Di sisi lain, pergerakan kelompok pemukim Israel tetap mendapat pengawalan keamanan.
Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu situs keagamaan paling sensitif di Yerusalem dan kerap menjadi titik ketegangan antara warga Palestina, pemukim Israel, serta aparat keamanan.
Perkembangan terbaru ini kembali menyoroti tingginya ketegangan di kawasan Kota Tua Yerusalem, khususnya terkait aktivitas keagamaan dan akses menuju kompleks Al-Aqsa.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |