ESC : ( Tutup Form )

Konflik Yaman Memanas, Houthi Rebut Kota Pelabuhan Mokha


Jumat, 11  September  2026 - 19:17 WIB

Konflik Yaman Memanas, Houthi Rebut Kota Pelabuhan Mokha
Foto Berita

YAMAN - Milisi Houthi merebut Kota Pelabuhan Mokha, Yaman, pada Kamis (10/9/2026). Perebutan ini memicu kekhawatiran konflik di Yaman kembali memasuki fase perang saudara yang lebih intens.


Mokha berada sekitar 80 kilometer dari Selat Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Kawasan tersebut menjadi semakin penting setelah pelayaran di Selat Hormuz terganggu akibat perang Amerika Serikat dan Iran.


Juru bicara Houthi, Abdulsalam, mengatakan kebebasan navigasi dan perdagangan internasional di Laut Merah serta Bab el-Mandeb tetap aman. Ia menyebut operasi Houthi hanya ditujukan terhadap target tertentu.


Houthi sebelumnya menyerang sejumlah kapal internasional di Laut Merah dengan alasan solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.


Di sisi lain, Houthi menuduh Arab Saudi melancarkan 10 serangan udara di Distrik Dhubab, Provinsi Taiz, yang berada di selatan Mokha.


Perebutan Mokha disebut sebagai keberhasilan terbesar Houthi sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022. Kelompok yang didukung Iran itu kini menguasai Sanaa serta sebagian besar wilayah padat penduduk di utara dan barat Yaman.


Sementara pemerintah Yaman yang diakui secara internasional berkedudukan di Aden dan mendapat dukungan Arab Saudi. Konflik berkepanjangan di negara tersebut telah menewaskan lebih dari 150.000 orang dan menyebabkan jutaan warga terancam kelaparan.


Sejumlah dokter mengatakan mereka meninggalkan rumah sakit di Mokha setelah kota tersebut dikuasai Houthi. Banyak warga juga dilaporkan melarikan diri ke selatan menuju Aden.


Utusan khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, mengatakan perebutan Mokha menandai berakhirnya periode relatif tenang yang berlangsung lebih dari empat tahun.


"Perang yang kembali pecah ini seharusnya mengkhawatirkan kita semua," kata Grundberg dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB.


Ia mendesak komunitas internasional segera menangani fase baru konflik yang dinilai lebih berbahaya dan berpotensi berdampak di luar wilayah Yaman.


Duta Besar Yaman untuk PBB, Abdullah Al-Saadi, meminta Dewan Keamanan mengecam eskalasi Houthi serta melarang pasokan senjata dan dukungan militer kepada kelompok tersebut.


Arab Saudi menegaskan tetap mendukung perdamaian di Yaman. Namun, Duta Besar Saudi untuk PBB Abdulaziz Alwasil mengatakan negaranya akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah serangan Houthi.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com