
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para guru besar, dosen, dan peneliti membentuk satuan tugas (satgas) atau kelompok kerja guna mendukung percepatan pencapaian target-target strategis pemerintah.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 yang diikuti sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa Presiden meminta pembentukan kelompok kerja yang beranggotakan guru besar, dosen, peneliti perguruan tinggi, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.
"Yang nanti terkait dengan kementerian teknis, Bapak Presiden meminta kami membentuk semacam satgas atau kelompok kerja yang nantinya berisi guru besar, dosen, dan peneliti dari perguruan tinggi maupun BRIN untuk mengkaji lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait," ujar Brian.
Menurutnya, keberadaan satgas tersebut diharapkan mampu memberikan kajian ilmiah sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas di masing-masing kementerian.
Selama pelaksanaan sarasehan, sejumlah menteri telah memaparkan target dan program strategis kementeriannya. Berbagai diskusi dan masukan dari kalangan akademisi dinilai menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan yang lebih efektif.
Brian mengatakan Presiden juga menegaskan pentingnya menyatukan seluruh potensi bangsa untuk melahirkan gagasan dan solusi terbaik demi mempercepat kemajuan Indonesia. Menurut Prabowo, kemajuan bangsa tidak dapat dipisahkan dari penguatan sains, teknologi, riset, dan inovasi.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan bahwa perguruan tinggi harus tetap menjadi ruang yang menjunjung tinggi kebebasan akademik (academic freedom). Perbedaan pandangan dinilai sebagai hal yang wajar selama diarahkan untuk menghasilkan solusi dan memperkuat kemandirian bangsa.
"Pemerintah ingin memanfaatkan sebanyak-banyaknya orang-orang pintar di Indonesia, terutama para guru besar yang ada di perguruan tinggi. Tempat berkumpulnya orang-orang terpintar di Indonesia adalah di perguruan tinggi," kata Brian menyampaikan pesan Presiden.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga riset, pemerintah berharap berbagai kebijakan strategis dapat disusun berdasarkan kajian ilmiah sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan mampu mempercepat pembangunan nasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |