
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong pembelajaran bahasa asing mulai diterapkan sejak siswa duduk di kelas 1 sekolah dasar (SD). Gagasan tersebut mendapat respons dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya akan membahas terlebih dahulu rencana tersebut secara internal di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Baru akan dibahas internal kementerian," kata Mu'ti kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi generasi muda Indonesia. Menurutnya, kemampuan berbahasa asing dapat menjadi bekal untuk memperluas kesempatan kerja di masa depan.
Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo mengatakan pembelajaran bahasa asing perlu dimulai sejak jenjang pendidikan dasar.
Pemerintah, kata Prabowo, akan mendorong penguasaan sejumlah bahasa asing yang dianggap penting dan banyak digunakan secara internasional.
Bahasa yang disebut antara lain Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Dalam pernyataan tersebut, Prabowo menyebut total delapan bahasa, namun kutipan yang dipublikasikan hanya mencantumkan tujuh bahasa.
Prabowo juga menekankan pentingnya menghadirkan guru-guru terbaik dalam berbagai bidang pembelajaran, termasuk pengajaran bahasa asing.
"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing," ujar Prabowo.
Rencana tersebut kini masih berada pada tahap pembahasan internal Kemendikdasmen. Implementasi pembelajaran bahasa asing sejak kelas 1 SD nantinya perlu disiapkan dengan mempertimbangkan kesiapan kurikulum, tenaga pendidik, serta kemampuan sekolah di berbagai daerah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |