
ISLAMABAD - Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Iran pada 3-5 Juli 2026. Dalam agenda tersebut, ia akan menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sebelum melanjutkan perjalanan ke Turki.
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi regional yang mencakup Iran dan Turki. Shehbaz Sharif dijadwalkan terlebih dahulu berada di Iran untuk menghadiri upacara pemakaman yang disebut akan digelar pada Sabtu, sebelum bertolak ke Ankara untuk pertemuan lanjutan.
Di Turki, Sharif direncanakan melakukan pertemuan dengan para pemimpin pemerintahan serta perwakilan sektor bisnis. Pembahasan diperkirakan mencakup kerja sama ekonomi, perdagangan, serta stabilitas kawasan.
Pemerintah Pakistan menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara kawasan sekaligus menjaga komunikasi diplomatik di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andrabi, mengatakan Pakistan bersama Qatar berperan sebagai mediator dalam upaya menjembatani komunikasi tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Proses tersebut bertujuan meredakan ketegangan yang meningkat di kawasan setelah serangkaian konflik regional.
Menurut pernyataan tersebut, perundingan tidak langsung yang difasilitasi di Doha menunjukkan adanya kemajuan, meski masih bersifat awal. Pertemuan lanjutan diperkirakan akan dibahas setelah rangkaian agenda pemakaman di Iran selesai.
Pakistan dan Iran diketahui memiliki hubungan historis yang erat. Kedua negara berbagi perbatasan sepanjang sekitar 900 kilometer dan memiliki ikatan sosial-budaya yang kuat.
Selain itu, Pakistan merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim Syiah terbesar di dunia setelah Iran, sehingga hubungan kedua negara juga memiliki dimensi keagamaan dan sosial yang signifikan.
Meski demikian, hubungan bilateral keduanya kerap dipengaruhi dinamika keamanan perbatasan, perdagangan lintas batas, serta situasi politik kawasan yang lebih luas di Timur Tengah.
Kunjungan ini juga berlangsung di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap stabilitas Timur Tengah, termasuk hubungan antara Iran dengan negara-negara Barat. Peran negara-negara seperti Pakistan dan Qatar sebagai pihak penengah dipandang penting dalam menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |