
TEHERAN - Iran dan Oman telah menyepakati mekanisme baru untuk mengatur navigasi di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia.
Iran menegaskan bahwa pengelolaan Selat Hormuz harus sepenuhnya berada di tangan negara-negara regional, tanpa keterlibatan Amerika Serikat. Kesepakatan ini diumumkan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Jumat (3/7/2026).
Kesepakatan tersebut disebut telah memasuki tahap implementasi setelah dicapai bersama Oman. Iran juga menyatakan akan berkoordinasi dengan negara-negara Teluk lainnya yang berbatasan langsung dengan selat tersebut.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia, sehingga setiap perubahan mekanisme pengelolaannya memiliki dampak global yang signifikan.
Pihak Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan memiliki peran dalam skema pengelolaan baru tersebut, menandai langkah lanjutan dari pendekatan regional dalam mengatur kawasan strategis itu.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |