
DEPOK - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat sektor wisata ramah Muslim sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pariwisata melalui publikasi data pembangunan kepariwisataan.
Apresiasi tersebut disampaikan Plt Deputi Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI Reza Fahlevi saat menghadiri peluncuran Program Pariwisata Ramah Muslim Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism serta Publikasi Capaian Pembangunan Kepariwisataan (IPKN) Jawa Barat di Masjid At-Thohir, Kota Depok, Kamis (9/7/2026).
Menurut Reza, inovasi yang dilakukan Jawa Barat menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar wisatawan Muslim global. Ia menilai berbagai penghargaan yang diraih Jawa Barat menjadi bukti keberhasilan dalam mengembangkan sektor pariwisata yang inklusif dan berkualitas.
Jawa Barat sebelumnya meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, Anugerah Adinata Syariah 2026, serta penghargaan internasional kategori Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year 2026.
Perkembangan wisatawan Muslim dunia menjadi salah satu alasan penting penguatan sektor ini. Berdasarkan data Global Muslim Travel Index (GMTI), jumlah wisatawan Muslim terus mengalami pertumbuhan dan diperkirakan menjadi salah satu kekuatan ekonomi pariwisata global dalam beberapa tahun mendatang.
Untuk memperkuat ekosistem wisata ramah Muslim, Pemprov Jawa Barat menjalankan sejumlah strategi, mulai dari mendorong kabupaten/kota dan pelaku usaha memenuhi standar layanan, memberikan penghargaan SWJ-MFT Award, hingga memperluas promosi melalui panduan perjalanan dan pemanfaatan teknologi digital.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah platform digital halaltravelbot.com yang bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Telkom University untuk membantu wisatawan memperoleh informasi terkait destinasi ramah Muslim.
Reza menjelaskan bahwa konsep wisata ramah Muslim bukan hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga memastikan tersedianya fasilitas pendukung seperti akomodasi yang sesuai kebutuhan wisatawan Muslim, restoran bersertifikat halal, tempat ibadah, serta informasi perjalanan yang mudah diakses.
Dalam kegiatan yang sama, turut diserahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung wisata ramah Muslim dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat kepada Forum Desa dan Kampung Wisata (FORDEKA) Jawa Barat.
Selain program wisata ramah Muslim, Pemprov Jawa Barat juga memperkenalkan Publikasi Capaian Pembangunan Kepariwisataan (IPKN). Publikasi tersebut diharapkan menjadi rujukan dalam menyusun kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata daerah.
Kementerian Pariwisata menilai langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun destinasi wisata yang lebih terarah, berbasis data, dan memiliki daya saing nasional maupun internasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |