
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merencanakan pembangunan 19.646 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Pembangunan tersebut mencakup skema hunian tetap di lokasi semula (in-situ) maupun relokasi mandiri.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan rencana tersebut merupakan hasil reviu Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat BNPB dan akan dilaksanakan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.
"Sebanyak 19.646 unit hunian tetap direncanakan untuk masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, baik melalui pembangunan in-situ maupun relokasi mandiri," ujar Suharyanto dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM), Jumat (3/7/2026).
Dalam rapat itu, BNPB juga mengevaluasi besaran Dana Siap Pakai (DSP) untuk pembangunan rumah korban bencana. Saat ini, bantuan pembangunan rumah rusak berat sebesar Rp60 juta per unit dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan pembangunan rumah yang layak, aman, dan tahan terhadap risiko bencana.
Karena itu, BNPB mengusulkan peningkatan nilai bantuan menjadi Rp70 juta hingga Rp80 juta per unit. Usulan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara nasional tanpa dibatasi lokasi maupun jenis bencana.
Menurut Suharyanto, penyesuaian nilai bantuan bukan sekadar menambah anggaran, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak memperoleh hunian yang lebih berkualitas dan memiliki ketahanan terhadap potensi bencana di masa mendatang.
Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur fondasi dan kolom bangunan, meningkatkan kualitas material konstruksi, memperbaiki atap dan plafon, memasang lantai keramik, melengkapi fasilitas sanitasi, serta meningkatkan kualitas instalasi kelistrikan.
BNPB berharap peningkatan nilai bantuan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sekaligus memberikan hunian yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |