
BANJARMASIN - Posisi bangkai KM Virgo Transport 8 kembali berubah di perairan Laut Jawa. Kondisi tersebut membuat tim penyelam TNI AL perlu melakukan observasi ulang sebelum melanjutkan pemeriksaan terhadap kapal yang tenggelam.
Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan bangkai kapal kini bergeser sekitar 450 meter dari posisi sebelumnya.
Sebelumnya, bangkai KM Virgo Transport 8 telah berpindah sekitar 2.963 meter dari titik koordinat awal kecelakaan. Kapal kemudian mengalami perubahan posisi hingga sebagian badan kapal yang sebelumnya terlihat di permukaan kini berada di bawah permukaan air, meski masih dapat diamati.
Perubahan posisi tersebut membuat tim penyelam harus menyesuaikan kembali rencana operasi. Observasi akan dilakukan untuk mencocokkan kondisi aktual kapal dengan gambar serta data yang telah diperoleh dalam pencarian sebelumnya.
Setelah posisi dan kondisi bangkai dipastikan, penyelaman akan dilakukan secara bertahap oleh personel yang memiliki kemampuan khusus.
Operasi penyelaman melibatkan personel Komando Pasukan Katak dan Dinas Penyelaman Bawah Air TNI AL. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mendapat pemantauan dari Panglima Komando Armada II.
Sebelumnya, penyelam telah menemukan sejumlah barang bukti di sekitar bangkai kapal. Temuan tersebut nantinya dapat digunakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendukung penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan.
Di sisi lain, operasi pencarian korban masih terus dilakukan. Pada hari keempat, Basarnas memperluas wilayah pencarian hingga sekitar 6.120 mil laut persegi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB. Pencarian dibagi ke dalam sejumlah sektor melalui jalur laut maupun udara.
Selain pencarian dari permukaan, Basarnas juga menyiapkan opsi operasi salvage. Tim ahli dari Hong Kong dan Amerika Serikat disiapkan untuk memberikan dukungan dalam upaya tersebut.
Keterlibatan tim tambahan diperlukan karena proses pencarian masih menghadapi kendala cuaca buruk yang dapat memengaruhi kegiatan di laut.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang. Kapal kemudian menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September sekitar pukul 02.00 Wita.
Hingga Rabu malam, Basarnas mencatat 114 orang telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan total 243 orang dalam manifes, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |