ESC : ( Tutup Form )

10 Siswa SLB di Blitar Sakit Usai Santap Menu MBG, Makanan Diduga Tak Layak Konsumsi


Jumat, 18  September  2026 - 12:03 WIB

10 Siswa SLB di Blitar Sakit Usai Santap Menu MBG, Makanan Diduga Tak Layak Konsumsi
Foto Berita

BLITAR - Sebanyak 10 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Blitar mengalami mual dan muntah setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (17/9/2026).


Para siswa sempat mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan secara hampir bersamaan. Mereka kemudian diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan observasi.


Wakil Direktur RSUD Mardi Waluyo Blitar, Agus Saptono, mengatakan salah satu siswa ditangani di rumah sakit tersebut. Sementara siswa lainnya mendapat perawatan di fasilitas kesehatan berbeda karena keterbatasan kapasitas.


Menurut Agus, kondisi para siswa berangsur membaik. Ia juga meluruskan informasi yang menyebut adanya siswa yang sampai kehilangan kesadaran.


“Tidak sampai pingsan, gejalanya mual dan sempat muntah satu kali,” ujar Agus.


Pihak SLB Negeri 1 Kota Blitar membenarkan adanya sejumlah siswa yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. Untuk mempercepat penanganan, para siswa kemudian dibawa ke Puskesmas Kepanjenkidul, RSUD Mardi Waluyo, dan RS Siti Khotijah.


Di tengah kejadian tersebut, muncul dugaan bahwa makanan yang dibagikan kepada siswa tidak dalam kondisi layak konsumsi.


Salah seorang wali murid, Siti, mengaku mencium aroma yang menurutnya sudah menyerupai makanan basi ketika mencicipi menu tersebut.


“Kemarin itu makanannya memang mulai basi. Saat saya cicipi sendiri, aromanya dan rasanya sudah mengarah ke basi,” kata Siti.


Ia juga menyebut pihak Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) sempat berupaya menghubungi sekolah untuk menghentikan distribusi makanan setelah muncul keluhan. Namun, makanan tersebut disebut telah dikonsumsi oleh sebagian siswa.


Meski seluruh siswa yang mengalami keluhan telah mendapat penanganan medis, kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan orang tua.


Para wali murid meminta adanya evaluasi terhadap proses penyediaan, pengemasan, distribusi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam program MBG.


Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama karena makanan tersebut diberikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek keamanan dan kualitas pangan.


Penyebab pasti keluhan kesehatan para siswa masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan makanan basi yang disampaikan wali murid juga belum dengan sendirinya membuktikan bahwa makanan tersebut menjadi penyebab medis kejadian.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com