ESC : ( Tutup Form )

Malam Sunyi di Muara Fajar: 12 Gajah Raksasa Menyusuri Kebun Warga


Senin, 1 Juni 2026 - 11:48 WIB


Malam Sunyi di Muara Fajar: 12 Gajah Raksasa Menyusuri Kebun Warga
Foto Berita
PEKANBARU--Malam di Muara Fajar belum benar-benar larut ketika ketenangan mendadak pecah. Telepon darurat berdering di Pos Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru.

Di ujung suara, laporan terdengar singkat namun cukup membuat suasana berubah tegang. Kawanan gajah liar masuk ke perkebunan warga.

Jarum jam menunjuk sekitar pukul 22.40 WIB, Sabtu malam (30/5/2026). Di kawasan Rumbai, gelap bukan sekadar ketiadaan cahaya, tetapi juga ruang bagi sesuatu yang besar, sunyi, dan bergerak perlahan.

Tak lama kemudian, sirene dan kendaraan penyelamat melaju membelah malam. Tim yang dipimpin Danton Robi Setiawan bergerak dari Pos 13 Cempaka menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus. Sekitar 35 menit perjalanan terasa lebih panjang dari biasanya.

Pukul 23.25 WIB, mereka tiba. Dan terlihat pemandangan yang sulit diabaikan. Sekitar 12 ekor gajah raksasa melintas perlahan di antara kebun warga di jalur Pekanbaru-Minas.

Tidak ada amarah. Tidak ada suara keras. Hanya langkah berat yang menghentak tanah. Tenang, tapi menggetarkan.

Operasi pun segera dilakukan. Namun ini bukan pengejaran. Bukan pula pengusiran kasar. Ini adalah upaya hati-hati untuk menjaga dua kehidupan agar tidak saling melukai.

Koordinasi cepat dilakukan antara petugas Damkar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, dan aparat TNI.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menegaskan bahwa kemunculan gajah di wilayah tersebut memang bukan hal baru.

“Perlintasan gajah di kawasan Muara Fajar memang cukup sering terjadi karena masih merupakan jalur migrasi alami. Penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati, mengutamakan keselamatan warga dan kelestarian satwa,” ujarnya.

Pernyataan itu diperkuat oleh pihak konservasi yang menyebut bahwa kawanan tersebut bukanlah “tamu asing” di wilayah penyangga hutan tersebut, melainkan bagian dari jalur jelajah satwa yang tersisa di tengah tekanan habitat.

Seorang petugas di lapangan juga mengonfirmasi bahwa jumlah kawanan diperkirakan sekitar 12 ekor, yang bergerak dalam formasi perlahan dan tidak menunjukkan perilaku agresif selama proses penghalauan.

Perlahan, dengan kesabaran yang diuji oleh waktu dan gelap malam, kawanan itu mulai digiring menjauh dari kebun warga. Seperti bayangan raksasa yang akhirnya kembali mencari jalan pulang.

Dan akhirnya, malam itu berakhir tanpa tragedi. Tidak ada jeritan. Tidak ada korban. Tidak ada kerusakan yang tersisa selain jejak kaki besar di tanah basah, seakan menjadi tanda bahwa mereka pernah lewat di sana.
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Kontak & Medsos

Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com