ESC : ( Tutup Form )

Hampir Putus Sekolah, Rasya Kini Belajar Tanpa Takut Dibully di Sekolah Rakyat


Rabu, 3 Juni 2026 - 06:00 WIB


Hampir Putus Sekolah, Rasya Kini Belajar Tanpa Takut Dibully di Sekolah Rakyat
Foto Berita

BOGOR - Wajah Vikar Ziyad Rasya (13) tampak cerah saat berdiri di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dengan percaya diri, remaja yang akrab disapa Rasya itu menceritakan kisah hidupnya yang sempat berada di persimpangan jalan.


Anak dari keluarga kurang mampu itu mengaku hampir putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Namun kini, hidupnya berubah setelah menjadi siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Bogor.


"Jadi sebelum di sini, saya hidup dengan keluarga yang kurang mampu dan waktu itu hampir putus sekolah. Tetapi semenjak ada Sekolah Rakyat, saya di sini sangat berkecukupan, mulai dari makan, kasih sayang, sampai kegiatan sekolah," tutur Rasya saat berdialog dengan Gus Ipul dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Selasa (2/6/2026).


Cerita Rasya menjadi salah satu momen yang paling menyentuh dalam kunjungan Menteri Sosial ke SRMP 10 Bogor. Di hadapan para calon siswa dan orang tua, ia menggambarkan bagaimana lingkungan sekolah telah mengubah dirinya menjadi lebih percaya diri.


Menurut Rasya, salah satu hal yang membuatnya betah adalah suasana sekolah yang aman dan penuh dukungan.


"Di sini tidak ada bullying. Semuanya diberi kasih sayang yang setara. Benar-benar berbeda sekali rasanya. Biasanya di rumah ikut dagang, tetapi di sini benar-benar fokus belajar dan mengikuti kegiatan bersama wali asuh maupun wali asrama," ujarnya.


Tidak hanya fasilitas yang memadai, proses belajar mengajar juga menjadi pengalaman baru bagi Rasya. Ia mengaku para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.


"Guru-guru di sini menjelaskan dengan jelas dan detail supaya kami bisa fokus belajar. Kadang juga ada permainan kecil yang membuat suasana kelas jadi seru," katanya.


Mendengar kisah tersebut, Gus Ipul mengapresiasi keberanian Rasya yang kini mampu berbicara di depan banyak orang. Padahal, saat pertama kali datang ke Sekolah Rakyat, ia mengaku dipenuhi rasa takut.


"Dulu takut banget. Takut tidak punya teman, takut jauh dari orang tua. Tapi lama-kelamaan betah karena teman-teman baik semua," ungkapnya.


Kisah Rasya menjadi gambaran nyata tujuan hadirnya Sekolah Rakyat, yakni membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini terkendala biaya maupun kondisi sosial.


Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menegaskan bahwa anak-anak tidak boleh kehilangan masa depan hanya karena lahir dari keluarga yang kurang beruntung.


"Orang tuanya mungkin belum sukses, tetapi anak-anaknya harus menjadi orang-orang yang sukses. Apa pun keadaan orang tua kalian, tetaplah bangga dan hormat kepada mereka yang sudah bekerja keras memberikan yang terbaik," pesan Gus Ipul.


Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak menggunakan mekanisme pendaftaran seperti sekolah pada umumnya. Anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, putus sekolah, belum pernah sekolah, atau berada dalam kondisi rentan dijangkau langsung oleh para pendamping Kementerian Sosial.


Karena itu, ia meminta para orang tua terbuka mengenai kondisi yang sebenarnya agar bantuan yang diberikan pemerintah tepat sasaran.


"Yang penting jujur dan terbuka. Kita mulai semuanya dengan kejujuran. Insya Allah akan membawa berkah dan membantu anak-anak ini meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.


Kunjungan tersebut ditutup dengan penampilan yel-yel para siswa Sekolah Rakyat yang penuh semangat. Di hadapan para calon siswa, Gus Ipul mengajak mereka untuk berani bermimpi besar dan bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.


"Bersekolahlah dengan baik. Jadilah anak-anak yang hebat dan berani bergerak untuk masa depan yang lebih baik," tutupnya.

  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Kontak & Medsos

Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com