
LOMBOKTENGAH - PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, meluncurkan program InJourney Airports Community Upskilling for Aviation (Pojok Budaya) sebagai upaya mendukung pelestarian budaya daerah.
General Manager Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian, mengatakan program tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dana yang digunakan untuk pengembangan kegiatan sanggar seni, termasuk pengadaan kostum tari dan kebutuhan penunjang lainnya.
“Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita ke-8, yaitu memperkuat harmoni kehidupan yang selaras dengan budaya dan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan bangsa,” ujarnya di Lombok Tengah, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, inisiatif tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4, TPB 8, dan TPB 11, yang mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta pelestarian warisan budaya.
Menurutnya, Bandara Lombok tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga diarahkan menjadi etalase budaya daerah yang dapat memberikan pengalaman positif bagi pengguna jasa bandara.
“Budaya merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Melalui program ini, kami ingin mendukung sanggar seni dan komunitas budaya agar terus berkembang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Sanggar Tari Rahayu, Ketut Sri Rahayuningsih, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia mengatakan bantuan akan digunakan untuk pengadaan kostum dan kebutuhan operasional sanggar.
“Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Semoga dapat terus berlanjut agar sanggar seni semakin berkembang dan budaya daerah tetap lestari,” ujarnya.
Program Pojok Budaya ini diharapkan dapat memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal sekaligus mendorong peran komunitas budaya dalam menjaga identitas daerah Nusa Tenggara Barat.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |