
MONACO - Penyelidikan kasus ledakan yang menyasar keluarga pengusaha asal Ukraina di Monaco pada akhir Juni 2026 memasuki babak baru. Perempuan Ukraina berusia 39 tahun, Anastasiia Berezovska, yang sebelumnya diduga sebagai pelaku utama, justru ditemukan meninggal dunia di Ukraina.
Ledakan terjadi pada 29 Juni 2026 di sekitar apartemen mewah milik pengusaha Ukraina Vadym Yermolaiev. Dalam insiden tersebut, Yermolaiev mengalami luka serius hingga membutuhkan sejumlah tindakan medis. Pasangan dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun juga menjadi korban.
Pada tahap awal penyelidikan, sosok yang terekam kamera pengawas di sekitar lokasi diduga merupakan seorang pria. Orang tersebut terlihat mengenakan topi berwarna gelap dan pakaian longgar.
Namun, pemeriksaan rekaman secara lebih mendalam membuat penyidik mengarah kepada Berezovska. Salah satu petunjuk yang memperkuat dugaan tersebut adalah keberadaan tato khas pada bagian lengannya yang terlihat dalam rekaman lain.
Berezovska kemudian diduga meninggalkan Monaco dan melakukan perjalanan melalui sejumlah negara Eropa sebelum masuk kembali ke Ukraina melalui Polandia. Aparat Monaco juga mengajukan permintaan penangkapan internasional melalui Interpol.
Dalam pengembangan kasus, penyidik menemukan komunikasi dan transaksi keuangan antara Berezovska dengan dua pria yang berada di Ukraina.
Aliran dana tersebut, termasuk transaksi menggunakan aset kripto, menjadi salah satu bagian yang ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam serangan terhadap Yermolaiev.
Namun, penyelidikan berubah drastis setelah Berezovska ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah kawasan terpencil dekat Kyiv. Ia dilaporkan mengalami luka tembak.
Dua pria kemudian diamankan oleh aparat Ukraina karena diduga berkaitan dengan kematian perempuan tersebut. Salah satunya disebut memiliki hubungan dengan dinas intelijen militer Ukraina, sedangkan satu lainnya merupakan mantan aparat penegak hukum.
Penyidik juga menduga jasad Berezovska sempat disembunyikan dengan cara dikuburkan di makam dangkal. Salah seorang tersangka disebut sempat memberikan keterangan mengenai penembakan, tetapi kemudian mencabut keterangannya dan memberikan versi lain mengenai peristiwa tersebut.
Kematian Berezovska membuat penyelidikan kasus ledakan di Monaco semakin kompleks. Jika sebelumnya ia diduga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan serangan, kini aparat harus mencari tahu siapa pihak yang berada di belakang operasi tersebut.
Motif penyerangan terhadap Yermolaiev juga belum sepenuhnya terungkap. Sang pengusaha mengaku tidak mengetahui alasan dirinya menjadi sasaran dan menyatakan tidak memiliki konflik serius yang dapat menjelaskan serangan tersebut.
Penyidik di Monaco dan Ukraina kini masih bekerja sama untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut, termasuk hubungan antara para tersangka, aliran dana, serta kemungkinan adanya pihak lain yang memberikan perintah.
Dengan tewasnya perempuan yang diduga berperan sebagai pelaksana lapangan, salah satu kunci penting dalam kasus tersebut ikut hilang. Pertanyaan mengenai siapa dalang sebenarnya di balik ledakan Monaco pun masih belum terjawab.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |