
GAZA - Serangan udara Israel di wilayah tengah Kota Gaza dilaporkan menewaskan 12 orang, termasuk enam anggota keluarga yang menjadi korban setelah rumah mereka terkena serangan.
Badan pertahanan sipil Gaza menyebut enam korban tersebut merupakan keluarga Al-Masri. Mereka terdiri dari pasangan suami istri dan empat anak yang meninggal dunia setelah rumah bertingkat milik mereka dihantam serangan udara.
Insiden tersebut terjadi ketika situasi di Jalur Gaza masih berada dalam kondisi gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan kelompok Hamas. Meski demikian, kekerasan di wilayah tersebut masih terus berlangsung, sementara upaya mencapai kesepakatan damai permanen belum membuahkan hasil.
Saksi mata mengatakan serangan terjadi secara tiba-tiba pada dini hari. Rumah yang menjadi sasaran mengalami kerusakan berat dan sebagian bangunan terbakar hingga runtuh.
"Saat kami sedang tidur, terdengar ledakan besar. Kami menemukan rumah itu terkena serangan dan terbakar," ujar seorang saksi.
Salah satu korban selamat, Ahmed al-Masri, mengatakan dirinya mendengar suara anak-anak meminta pertolongan, namun tidak mampu menyelamatkan seluruh anggota keluarganya.
"Seluruh keluarga saudara saya hilang dari catatan sipil, termasuk dirinya, istrinya, dan keempat anak mereka," katanya.
Jenazah para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza. Suasana duka terlihat ketika keluarga korban menunggu proses identifikasi dan pemakaman.
Sementara itu, pihak militer Israel menyatakan serangan tersebut dilakukan dengan sasaran seorang anggota Hamas di wilayah tersebut. Namun, tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas maupun operasi yang dilakukan.
Badan pertahanan sipil Gaza juga melaporkan terdapat enam korban lain yang tewas dalam serangan berbeda pada hari yang sama.
Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekerasan di Gaza meningkat dalam beberapa hari terakhir. PBB melaporkan puluhan warga Palestina menjadi korban sejak pertengahan Juli.
Militer Israel sebelumnya menyebut operasi di Gaza diarahkan terhadap anggota Hamas dan kelompok Jihad Islam yang dituduh terlibat dalam serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
Di sisi lain, akses informasi dari Gaza masih terbatas sehingga jumlah korban dan rincian setiap insiden belum dapat diverifikasi secara independen oleh seluruh pihak.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |