
BEIRUT - Sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas dan 19 lainnya mengalami luka-luka setelah serangkaian serangan udara Israel menghantam wilayah Lebanon selatan, Sabtu (15/8/2026).
Mengutip laporan Al Jazeera, serangan terjadi pada Sabtu dini hari di wilayah Ansar dan Deir ez-Zahrani, distrik Nabatieh. Pemerintah Lebanon mengonfirmasi jumlah korban akibat serangan tersebut.
Di Ansar, tujuh orang meninggal dunia, termasuk tiga anak-anak. Dua warga lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, serangan di Deir ez-Zahrani menyebabkan empat orang tewas dan 17 lainnya terluka.
Serangan terbaru tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah. Kelompok yang berbasis di Lebanon itu sebelumnya mendesak pemerintah negaranya menghentikan negosiasi langsung dengan Israel yang mereka nilai tidak menguntungkan Lebanon.
Hizbullah juga menolak ketergantungan terhadap mediasi Amerika Serikat. Kelompok tersebut menilai Washington lebih berpihak pada kepentingan Israel dibandingkan menjaga kedaulatan Lebanon.
Dalam pernyataannya, Hizbullah memperingatkan Israel bahwa serangan dan pelanggaran terhadap wilayah Lebanon akan mendapatkan balasan.
Sementara itu, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri mengecam serangan tersebut. Ia menyebut aksi militer Israel sebagai pembantaian dan menilainya sebagai bagian dari rangkaian serangan yang terus terjadi di wilayah Lebanon selatan.
Dari pihak Israel, militer menyatakan serangan tersebut menyasar fasilitas yang mereka klaim sebagai bagian dari infrastruktur Hizbullah di kawasan Nabatieh dan Ansar.
Israel juga menyebut serangan itu sebagai respons terhadap aksi yang menargetkan pasukan militernya di kawasan Punggungan Ali al-Taher.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengecam eskalasi terbaru tersebut. Menurutnya, tindakan Israel berpotensi membahayakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas di Lebanon selatan.
Salam menegaskan bahwa keberadaan Hizbullah di wilayah Lebanon tidak dapat dijadikan alasan bagi Israel untuk melakukan serangan yang membahayakan warga sipil.
Ia pun menyerukan penghentian eskalasi guna mencegah situasi keamanan di Lebanon selatan semakin memburuk.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |