
MOSKOW - Serangan drone yang diduga dilancarkan Ukraina menghantam sejumlah wilayah di Rusia, termasuk area sekitar Moskow, dalam serangan malam hari. Salah satu lokasi yang terdampak adalah pusat logistik di kawasan Kotovsk, wilayah Tambov, Rusia bagian barat, yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan 24 lainnya mengalami luka-luka.
Gubernur Tambov, Evgeny Pervyshov, mengatakan serangan tersebut mengenai fasilitas logistik milik perusahaan Wildberries. Para korban disebut merupakan pekerja yang sedang menjalankan tugas pada malam hari.
“Tujuh karyawan yang bertugas malam meninggal ketika drone musuh menghantam pusat logistik Wildberries,” ujar Pervyshov dalam keterangannya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan awal, sebanyak 24 orang lainnya mengalami cedera akibat insiden tersebut.
Perusahaan Wildberries juga membenarkan adanya serangan terhadap kompleks logistik mereka yang berada di wilayah Kotovsk dan Elektrostal, kawasan Moskow. Pihak perusahaan menyebut kebakaran di fasilitas Tambov telah berhasil dipadamkan, sementara proses penanganan masih berlangsung di lokasi lain.
Serangan tersebut terjadi bersamaan dengan laporan adanya gelombang besar drone yang bergerak menuju wilayah Moskow. Sistem pertahanan udara Rusia menyatakan sebagian besar drone berhasil dihancurkan sebelum mencapai sasaran.
Dalam beberapa waktu terakhir, Ukraina terus meningkatkan serangan terhadap berbagai target di wilayah Rusia. Pemerintah Kyiv menyebut aksi tersebut sebagai bentuk respons terhadap serangan Rusia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun terhadap wilayah Ukraina.
Sementara itu, Rusia juga masih melanjutkan operasi militernya di Ukraina dengan berbagai serangan yang menimbulkan korban di sejumlah wilayah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |