
MOSKWA - Pemerintah Rusia mengklaim telah menguasai sepenuhnya Kota Kostyantynivka di wilayah Donbass, Ukraina timur. Kota tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi jalur menuju sejumlah kota besar yang masih berada di bawah kendali Ukraina.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Presiden Vladimir Putin telah menerima laporan langsung dari pihak militer mengenai keberhasilan operasi tersebut. Menurutnya, seluruh wilayah Kostyantynivka kini berada di bawah kendali pasukan Rusia.
Dalam pernyataannya, Putin menyampaikan apresiasi kepada personel militer yang terlibat dan menegaskan keberhasilan tersebut memperkuat posisi Rusia di garis depan. Meski demikian, operasi militer di dalam kota disebut masih berlangsung untuk membersihkan kantong-kantong perlawanan yang tersisa.
Seorang komandan militer Rusia menyebut pasukannya masih melakukan penyisiran terhadap personel militer Ukraina yang diduga bertahan di sejumlah bangunan dan area reruntuhan.
Kostyantynivka merupakan salah satu benteng pertahanan penting sebelum menuju Kramatorsk dan Sloviansk, dua kota yang menjadi target utama Rusia dalam upaya menguasai seluruh wilayah Donbass.
Selain perkembangan di Ukraina timur, Rusia juga mengklaim terus mencatat kemajuan di wilayah lain. Militer Rusia menyatakan pasukannya kini berada sekitar sembilan kilometer dari Kota Zaporizhzhia di selatan serta sekitar 10 kilometer dari Kota Sumy di wilayah utara Ukraina.
Pertempuran di Kostyantynivka telah berlangsung sejak akhir 2025 dan menjadi salah satu titik pertempuran paling sengit dalam konflik Rusia-Ukraina yang masih terus berlanjut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |