
YERUSALEM - Ratusan pemukim Israel menyerbu masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian Israel.
Pejabat Departemen Wakaf Islam di Yerusalem menyebut sedikitnya 584 pemukim memasuki kompleks melalui Gerbang Maroko, yang berada di sisi Tembok Ratapan.
Menurut laporan pejabat tersebut, rombongan lain juga diperkirakan masuk ke kompleks setelah salat Zuhur.
Sejumlah saksi menyebut para pemukim melakukan ritual keagamaan, termasuk doa dan tarian. Aktivitas tersebut dinilai bertentangan dengan status quo yang selama ini berlaku di kompleks Al-Aqsa.
Aksi berlangsung bertepatan dengan awal bulan baru dalam kalender Ibrani. Kunjungan pemukim Yahudi ke kompleks tersebut diketahui cenderung meningkat pada periode tertentu, terutama ketika berlangsung perayaan keagamaan Yahudi.
Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu situs paling suci bagi umat Islam. Kompleks yang sama juga memiliki arti penting bagi umat Yahudi dan dikenal sebagai Temple Mount atau Bukit Bait Suci.
Berdasarkan pengaturan status quo yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, umat Yahudi diperbolehkan mengunjungi kompleks tersebut, tetapi tidak diperkenankan menjalankan ritual keagamaan atau melakukan ibadah di dalam area suci tersebut.
Kehadiran ratusan pemukim dengan pengawalan polisi kembali menjadi sorotan karena aktivitas keagamaan di kompleks Al-Aqsa merupakan isu sensitif yang kerap memicu ketegangan di Yerusalem.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |