ESC : ( Tutup Form )

Presiden Bangladesh Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Gejolak Politik


Minggu, 26  Juli  2026 - 19:58 WIB

Presiden Bangladesh Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Gejolak Politik
Foto Berita

DHAKA - Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya di tengah meningkatnya dinamika politik nasional. Keputusan tersebut muncul ketika spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina ke Bangladesh kembali menguat.


Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pengunduran diri Shahabuddin. Namun, sejumlah laporan menyebutkan presiden mendapat tekanan politik karena dianggap memiliki hubungan dekat dengan Hasina, yang kini berada di India setelah meninggalkan Bangladesh pada 2024.


Hasina sebelumnya menyatakan keinginannya untuk kembali ke tanah air guna menghadapi proses hukum setelah dijatuhi vonis bersalah oleh pengadilan atas kasus yang berkaitan dengan penanganan demonstrasi mahasiswa pada 2024. Perkara tersebut menimbulkan krisis politik yang berujung pada lengsernya pemerintahan Hasina.


Laporan sejumlah media internasional juga menyebut tekanan terhadap Shahabuddin meningkat setelah rencana kepulangan Hasina mencuat ke publik. Pemerintahan Perdana Menteri Tarique Rahman disebut menghadapi tuntutan agar seluruh tokoh yang masih dianggap dekat dengan pemerintahan lama tidak lagi menduduki jabatan strategis.


Secara konstitusional, jabatan presiden di Bangladesh lebih banyak menjalankan fungsi seremonial, sementara kewenangan pemerintahan berada di tangan perdana menteri dan kabinet. Meski demikian, posisi presiden memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas negara, terutama setelah perubahan pemerintahan pada 2024.


Menurut keterangan Sekretaris Pers Presiden, surat pengunduran diri akan disampaikan kepada Ketua Parlemen sesuai ketentuan konstitusi. Setelah diterima, Ketua Parlemen akan menjalankan tugas sebagai presiden sementara hingga parlemen memilih kepala negara baru dalam waktu paling lambat 90 hari.


Selain isu politik, kondisi kesehatan Shahabuddin juga disebut sebagai salah satu faktor yang melatarbelakangi keputusannya untuk mundur, meski belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.


Jika pengunduran diri tersebut resmi berlaku, Bangladesh akan memasuki babak baru dalam transisi politiknya. Di sisi lain, rencana kepulangan Sheikh Hasina diperkirakan akan menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di negara yang berpenduduk sekitar 173 juta jiwa itu.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com