
CAPETOWN - Kabar duka menyelimuti sepak bola Afrika Selatan setelah gelandang tim nasional, Jayden Adams, ditemukan meninggal dunia di Cape Town. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian pemain berusia 25 tahun tersebut.
Adams ditemukan tidak bernyawa pada Sabtu (12/7/2026) pagi di sebuah rumah yang berada di kawasan Military Road, Schotsche Kloof, Cape Town. Polisi telah membuka penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.
Juru bicara Kepolisian Afrika Selatan menyampaikan bahwa proses investigasi masih berjalan. Namun, pihak berwenang belum memberikan rincian mengenai hasil pemeriksaan awal maupun dugaan penyebab kematian sang pemain.
Kepergian Adams menjadi perhatian publik karena terjadi dalam waktu yang tidak lama setelah ia memperkuat Afrika Selatan di ajang Piala Dunia FIFA 2026. Ia turut berkontribusi dalam perjalanan bersejarah timnya yang berhasil menembus fase gugur turnamen tersebut.
Di tingkat klub, Adams merupakan salah satu pemain penting Mamelodi Sundowns, klub papan atas Afrika Selatan yang dikenal memiliki banyak prestasi.
Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie, meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak menyebarkan spekulasi terkait penyebab kematian Adams.
Sebagai bentuk penghormatan, sejumlah pertandingan sepak bola pada akhir pekan turut diawali dengan prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang kontribusi Adams bagi olahraga Afrika Selatan.
Hingga saat ini, keluarga, klub, dan para penggemar masih menantikan kejelasan dari hasil penyelidikan kepolisian mengenai kepergian mendadak pemain muda tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |