
FAGERSTA - Penyerangan terjadi di sebuah sekolah menengah atas di Kota Fagersta, Swedia tengah, pada Jumat (21/8/2026) waktu setempat. Seorang pemuda berusia 18 tahun diduga menyerang sejumlah orang menggunakan pedang.
Polisi memastikan satu orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Selain itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, dengan dua korban dilaporkan menderita luka serius.
Kepala Kepolisian Fagersta, Tommy Alriksson, mengatakan petugas menemukan korban tewas setelah memasuki gedung sekolah. Polisi kemudian menangkap seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku.
“Ini adalah insiden yang sangat serius dan sangat mengejutkan,” ujar Wali Kota Fagersta, Asa-Marta Sjostrom.
Dua korban yang mengalami luka parah diketahui merupakan anak laki-laki berusia antara 12 hingga 17 tahun. Keduanya telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan berada dalam kondisi stabil. Salah satu korban bahkan harus menjalani operasi darurat.
Pemerintah Kota Fagersta menyebut serangan terjadi di Brinellskolan. Polisi menerima laporan mengenai kejadian tersebut sesaat setelah pukul 14.00 waktu setempat atau sekitar pukul 12.00 GMT.
Menurut laporan media Swedia SVT, tersangka disebut memiliki catatan kriminal sebelumnya. Saat melakukan aksinya, pemuda tersebut dilaporkan mengenakan helm dan membawa pedang.
Polisi masih menyelidiki motif penyerangan. Hingga kini, belum ada keterangan mengenai alasan tersangka melakukan aksi tersebut.
Peristiwa ini kembali mengingatkan Swedia pada serangan di sebuah sekolah di Trollhattan pada Oktober 2015. Dalam kejadian tersebut, seorang pria berusia 21 tahun yang membawa pedang menewaskan tiga orang dalam serangan yang dinyatakan bermotif rasial.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |