
NONTHABURI - Tragedi penembakan terjadi di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand. Sedikitnya delapan orang meninggal dunia dalam insiden tersebut, termasuk kakek dan nenek dari pelaku.
Peristiwa itu berlangsung di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Distrik Bang Kruai, yang berada di wilayah barat laut Bangkok.
Berdasarkan keterangan Kepolisian Nasional Thailand yang dikutip AFP, pelaku merupakan seorang remaja sekaligus siswa di sekolah tersebut. Sebelum menuju sekolah, ia diduga menembak kakek dan neneknya menggunakan pistol milik sang kakek.
Setelah itu, pelaku mendatangi sekolah dan melepaskan tembakan. Sedikitnya enam orang di lingkungan sekolah menjadi korban jiwa, terdiri atas tiga guru dan tiga siswa.
Kepolisian menyebut pelaku melepaskan sekitar 26 tembakan. Selain itu, petugas menemukan sekitar 34 butir peluru lainnya di lokasi kejadian.
Hingga kini, motif di balik aksi tersebut masih dalam penyelidikan. Identitas pelaku yang masih berstatus remaja juga belum dipublikasikan oleh pihak berwenang.
Pelaku kemudian ditemukan meninggal dunia. Komandan Kepolisian Provinsi Nonthaburi, Letnan Kolonel Dechrapee Kongdee, mengatakan pelaku mengakhiri hidupnya setelah melakukan penembakan. Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa pelaku ditembak polisi.
Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di antara siswa dan tenaga pengajar di sekolah. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian serta alasan di balik aksi penembakan tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |