
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mempersiapkan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 agar dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026).
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah melakukan evaluasi sekaligus mematangkan mekanisme pelaksanaan program yang merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
SF Hariyanto mengatakan keberhasilan program BSPS membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Program ini memerlukan kerja sama seluruh pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, program BSPS akan dilaksanakan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Selain bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah pusat, Pemprov Riau juga menyiapkan dukungan tambahan guna meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.
Menurut SF Hariyanto, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan PLN untuk membantu penyediaan sambungan listrik bagi rumah penerima bantuan. Selain itu, akses permodalan usaha juga akan difasilitasi melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh rumah yang layak, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan perekonomian keluarga.
"Rumahnya dibantu pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah berupaya melengkapinya dengan bantuan listrik serta dukungan modal usaha agar manfaat program ini semakin optimal," jelasnya.
Pada kesempatan itu, SF Hariyanto turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas peningkatan signifikan alokasi bantuan BSPS untuk Provinsi Riau.
Ia mengungkapkan bahwa pada 2025 Riau hanya memperoleh alokasi rehabilitasi sebanyak 433 unit rumah. Sementara pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 4.836 unit rumah, atau sekitar sepuluh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, peningkatan alokasi tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat Riau akan hunian yang layak.
Pemprov Riau berharap seluruh proses pelaksanaan BSPS dapat berjalan sesuai jadwal sehingga ribuan keluarga penerima manfaat segera memperoleh rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan perumahan di seluruh wilayah Provinsi Riau.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |