
DAMASKUS - Sedikitnya 10 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka akibat ledakan bom yang mengguncang sebuah kafe di dekat Gedung Mahkamah Agung Suriah, kawasan al-Marjah, Damaskus, Kamis (2/7/2026) waktu setempat.
Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Suriah, ledakan terjadi sekitar pukul 15.24 waktu setempat di Jalan al-Nasser, tidak jauh dari Istana Keadilan (Palace of Justice). Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bangunan di sekitar lokasi.
Aparat keamanan segera menutup area kejadian dan memasang garis pembatas untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ledakan susulan. Hingga kini, otoritas masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan bukti guna mengidentifikasi pelaku dan motif serangan.
Pemerintah Suriah menyebut ledakan diduga berasal dari sebuah alat peledak rakitan. Sementara itu, rekaman dari lokasi memperlihatkan kerusakan pada bangunan dan kondisi kafe yang porak-poranda akibat ledakan.
Otoritas keamanan juga dilaporkan meningkatkan operasi pencarian terhadap jaringan yang diduga masih aktif melakukan aksi teror di Suriah. Namun, hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Saat ledakan terjadi, kawasan sekitar Istana Keadilan tengah dipadati warga karena berlangsung persidangan terhadap sejumlah pejabat pada era pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad, termasuk mantan Mufti Agung Suriah, Ahmad Badr al-Din Hassoun.
Gubernur Damaskus, Maher Marwan, menyatakan pemerintah akan mengusut tuntas serangan tersebut. Menurutnya, aksi kekerasan itu merupakan upaya untuk mengganggu stabilitas keamanan yang mulai membaik dalam beberapa bulan terakhir.
"Semakin Suriah mencapai stabilitas, semakin banyak pihak yang berupaya merusaknya," ujar Marwan.
Pemerintah Suriah menegaskan akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |