
LUBUKBASUNG - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka opsi pembangunan trase baru di ruas Jalan Kelok 44, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Langkah tersebut dipertimbangkan sebagai solusi permanen menyusul kondisi lereng yang dinilai memiliki potensi longsor berulang.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, kondisi geologi di sekitar ruas Kelok 44 perlu mendapat perhatian serius karena penanganan pada titik longsor yang ada belum tentu menjadi solusi jangka panjang.
"Perlu trase baru sebagai solusi jangka panjang," ujar Dody usai meninjau lokasi Kelok 44 yang terdampak longsor.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut memiliki kondisi tanah yang sudah jenuh air sehingga diperlukan kajian lebih mendalam untuk menentukan langkah penanganan yang paling aman.
Menurutnya, sebelum pembangunan trase baru diputuskan, pemerintah akan melakukan serangkaian kajian teknis, mulai dari investigasi geoteknik, pengeboran tanah, survei lapangan, hingga penyusunan desain.
"Kita cari trase yang terbaik terlebih dahulu, dilakukan pengeboran tanah, investigasi geoteknik, kemudian disusun desainnya. Setelah itu baru diputuskan metode penanganan maupun skema pendanaannya," katanya.
Dody menegaskan, aspek keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan solusi terhadap persoalan longsor di jalur tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus mempertimbangkan kondisi alam agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Jalan Kelok 44 merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bukittinggi dengan wilayah sekitar Danau Maninjau hingga Lubuk Basung. Jalan sepanjang sekitar 35 kilometer itu memiliki medan berbukit dengan 44 tikungan tajam dan termasuk wilayah yang rawan terhadap bencana geologi.
Kementerian PU juga menyatakan siap memberikan dukungan teknis kepada Pemerintah Daerah dalam mencari solusi terbaik untuk penanganan ruas jalan tersebut.
"Kami memahami persoalan tanah di Sumbar memiliki tantangan tersendiri. Pemerintah pusat siap membantu, tetapi penanganannya harus diawali dengan kajian teknis yang komprehensif agar solusi yang diambil benar-benar tepat," ujar Dody.
Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan trase yang paling sesuai, bentuk penanganan, serta kebutuhan pembiayaan sehingga pembangunan yang dilakukan dapat memberikan keamanan dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |