
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membentuk Institut Kelautan Indonesia (IKI) atau Ocean Institute of Indonesia sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengintegrasikan 11 politeknik di bawah naungan KKP. Pembentukan institut ini ditujukan untuk memperkuat pendidikan vokasi, riset, dan inovasi di sektor kelautan serta perikanan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan bahwa IKI diharapkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul sekaligus motor lahirnya inovasi di bidang kelautan. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, peneliti, dosen, dan mahasiswa akan mempercepat pengembangan pusat-pusat riset di berbagai daerah.
Selain itu, pemerintah menargetkan institut tersebut mampu membangun berbagai center of excellence yang fokus pada bidang unggulan dan mendorong munculnya perusahaan rintisan berbasis teknologi kelautan.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa penyatuan 11 politeknik merupakan bagian dari transformasi pendidikan vokasi untuk mendukung pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan. Pembaruan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, sistem pendidikan, hingga orientasi lulusan agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.
KKP juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas akademik dan riset. Ke depan, setiap kampus akan memiliki bidang keahlian yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing, seperti budidaya lobster atau rumput laut, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang lebih spesifik dan mampu mendukung pengembangan sektor kelautan nasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |